Untitled Document

 
Jum'at, 17 November 2017
 
 
 
 
 
 
Rahiq al-Makhtum: Sirah Nabawiyah
ISBN : 978-979-1303-68-2
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Rahiq al-Makhtum: Sirah Nabawiyah
Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri

Sejarah Lengkap Kehidupan Nabi Muhammad S.A.W.

Sirah Rasulullah s.a.w. memang tak pernah kering untuk digali dan tak pernah habis untuk ditulis. Para ulama dan sejarawan sudah banyak yang menjelaskan dan meriwayatkan segenap aspek kehidupan beliau, serta setiap peristiwa dan kejadian yang beliau alami. Namun, belum ada di antara karya-karya tersebut yang menjabarkan rekaman kehidupan beliau secara utuh dan lengkap.

Buku ar-Rahiq al-Makhtum ini—tak diragukan lagi—adalah sebuah karya masterpiece yang menyajikan perjalanan hidup Nabi Muhammad s.a.w. sejak dilahirkan hingga wafat, dan melukiskan perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam secara terinci. Penulisnya —Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri— menyandarkan kajiannya pada riwayat-riwayat otentik dari pelbagai sumber resmi dan sahih. Kekuatan buku ini selain terletak pada kelengkapan dan kesahihan rujukan yang digunakan penulisnya, juga pada gaya tuturnya yang mengalir, tidak berbelit-belit, dan mudah dipahami oleh pelbagai lapisan pembaca, serta pemaparan secara kronologis setiap peristiwa dalam kehidupan Rasulullah.

Karya ini akan membawa kita menjelajahi dan menelusuri setiap jejak Rasulullah Muhammad s.a.w. Kita pun seakan dapat melihat secara nyata kehidupan beliau. Sehingga, kita tak hanya dapat memahami perjuangan dan

Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri (1943 M – 2006 M)

Lahir di Huseinabad, Mubarakfur, India, pada 4 Juni 1943. Ulama dan dosen ini sangat produktif dalam menulis buku tentang Sirah dan Sunnah Nabawiyah dalam bahasa Arab dan bahasa Urdu. Namanya mulai mendunia ketika menjabat sebagai dosen di Universitas as-Salafiyah Penares, India, saat ia memenangi kompetisi penulisan Sirah Nabawiyah yang digelar oleh Rabithah al-Alam al-Islami pada tahun 1979, setelah mengungguli 170 peserta dari seluruh dunia. Masterpiece yang ia ajukan dalam lomba itu adalah karya tulis berjudul ar-Rahiq al-Makhtum ini, yang sudah diterjemahkan ke dalam 15 bahasa dunia.

Ditunjuk sebagai peneliti senior di Markaz Khidmat as-Sunnah wa as-Sirah an-Nabawiyah, International Islamic University of Madinah, Arab Saudi, pada 1988 hingga akhir hayatnya, pada 4 Desember 2006 lalu.


Tarikh Khulafa
ISBN : 978-979-1303-69-9
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tarikh Khulafa: Sejarah Para Khalifah
Imam as-Suyuthi

Sejarah otentik kehidupan para khalifah dan kekhilafahan Islam mulai dari al-Khulafa` ar-Rasyidun, Daulah Umawiyah, hingga masa Daulah Abbasiyah, beserta uraian pelbagai peristiwa penting pada masa mereka, prestasi yang mereka raih, hingga kejayaan dan kejatuhan suatu periode kekhilafahan berdasarkan sumber-sumber yang resmi dan riwayat-riwayat yang sahih.

Ditilik dari makna etimologis, kata "khalifah" dapat diartikan dengan pengganti atau perwakilan. Al-Qur`an menyebutkan, bahwa manusia secara umum adalah khalifah Allah di muka bumi yang mengemban amanah untuk merawat dan memberdayakan bumi beserta isinya. Sedangkan dalam pengertian terminologis, khalifah adalah pengganti kepemimpinan Rasulullah s.a.w. dalam urusan agama dan urusan dunia. Dengan demikian, khalifah juga menggantikan Rasulullah s.a.w. dalam memimpin kedaulatan negara Islam.

Buku Sejarah Para Khalifah ini adalah literatur Islam klasik tentang sejarah para khalifah dan kekhilafahan. Imam as-Suyuthi—penulisnya—mengawali kajiannya dengan menyebutkan syarat-syarat penetapan khalifah beserta dalil-dalilnya, dilanjutkan dengan pemaparan sejarah kehidupan para khalifah, mulai dari al-Khulafa` ar-Rasyidun, Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, hingga khalifah-khalifah bayangan yang memisahkan diri dari pusat kekhilafahan Islam yang resmi. Penjabarannya dilengkapi dengan uraian pelbagai peristiwa penting yang terjadi dalam periode kekuasaan setiap khalifah, prestasi maupun kegagalan mereka, serta pasang surut pemerintahan mereka.

Kelengkapan dan kesahihan rujukan yang digunakan penulisnya, serta pemaparan episode sejarah dan peristiwa historis yang sistematis merupakan keunggulan karya ini. Dengan menelaahnya, para pembaca dapat menapaktilasi kehidupan para pemimpin kaum Muslimin dulu, mengetahui sebab-sebab kejayaan dan kejatuhan suatu periode kekhilafahan, serta memetik pelajaran dari kepemimpinan maupun pemerintahan para khalifah tersebut.

Imam as-Suyuthi

Bernama lengkap Abdurrahman ibn Kamaluddin Abu Bakr ibn Muhammad ibn Sabiquddin, Jalaluddin al-Mishri as-Suyuthi asy-Syafi'i al-Asy'ari. Lahir pada tahun 1445 M/849 H dan wafat pada tahun 1505 M/911H. Adalah seorang ulama dan cendekiawan muslim yang hidup pada abad ke-15 di Kairo, Mesir.

Mendapatkan ijazah dari setiap guru yang didatanginya, yang jumlahnya mencapai 150 orang guru. Di antara guru-gurunya adalah Imam al-Bulqini dan Syaikhul Islam Taqiyyudin al-Manawi, seorang pakar hadis di masanya.

Semasa hidupnya, Imam as-Suyuthi menulis banyak buku dalam berbagai disiplin ilmu, seperti hadits, al-Qur`an, bahasa Arab, fikih, sejarah dan lainnya. Karya tulisnya yang terkenal dan terwariskan dari generasi ke generasi berjumlah 65 judul. Salah satunya adalah Tarikh Khulafa` ini.


Ahkam Sulthaniyah
ISBN : 978-979-1303-72-9
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Ahkam Sulthaniyah
Imam al-Mawardi

Sistem Pemerintahan Khilafah Islam

Al-Ahkam as-Sulthaniyyah ini merupakan karya monumental al-Mawardi yang kuat diyakini ditulis atas permintaan Khalifah al-Qa’im bi Amrillah (422–467 H). Buku ini memuat hukum-hukum yang sangat dibutuhkan oleh para penguasa, khususnya khalifah dan jajarannya. Selain dibutuhkan oleh aparatur pemerintah sebagai rujukan untuk menjalankan tugas dan kewajiban mereka, juga menjadi pegangan masyarakat untuk mengetahui hak dan kewajiban para penguasa atas diri mereka. Dengan begitu, mereka mempunyai pedoman untuk melakukan check and balance. Buku ini terdiri dari dua puluh bab, dan membahas banyak hal, seperti: akad Imamah, pengangkatan Wizarat (pembantu khalifah), bukan wizarat dengan konotasi kementerian seperti dalam sistem demokrasi, pengangkatan Imarah ‘ala al-Bilad (kepala daerah), pengangkatan Imarah ‘ala al-Jihad (panglima perang), dan sebagainya. Termasuk bab tentang penetapan Jizyah dan Kharaj, hukum Ihya’ al-Mawat (menghidupkan tanah mati), eksplorasi air (termasuk tambang), Hima dan Irfaq (proteksi lahan dan kepemilikan umum), hingga Diwan (administrasi), Ahkam al-Jara’im (hukum tindak kriminal), dan Hisbah.

Menariknya, dalam buku ini al-Mawardi sama sekali tidak terpengaruh oleh teori-teori Socrates, Plato, Aristoteles atau filsuf Yunani lainnya. Padahal, ketika itu pemikiran mereka sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Dalam penulisannya, beliau berpijak pada al-Qur’an, as-Sunnah, ijma’ dan qiyas sebagaimana dalil yang lazim digunakan di kalangan mazhab Syafi’i. Selain itu, beliau juga menjelaskan berbagai pandangan mazhab yang berkaitan dengan sistem pemerintahan Islam ini.

Istimewanya lagi, buku Al-Ahkam as-Sulthaniyyah ini menjadi rujukan penting karena selain penulisnya yang merupakan seorang mujtahid, juga adalah pelaku sejarah. Istimewanya lagi, buku ini merupakan tulisan yang paling awal membahas tentang sistem Negara Khilafah sekaligus menjadi dokumen autentik penerapan sistem pemerintahan Islam di dalam Negara Khilafah, pada era Khilafah Abbasiyyah.

Imam al-Mawardi (364 H–450 H)

Dilahirkan di Basrah, Irak, tahun 364 H, nama lengkapnya adalah Ali ibn Muhammad ibn Habib al-Mawardi. Nama kunyah-nya adalah Abu al-Hasan dan populer dengan nama al-Mawardi. Al-Mawardi dinisbatkan pada pembuatan dan penjualan air mawar (al-warad), dan keluarganya populer dengan sebutan itu.

Beliau berguru kepada ulama Basrah, Abu al-Qasim as-Shumairi (wafat 386 H) dan menjadi menjadi murid istimewa ulama besar Baghdad, Abu al-Hamid al-Isfirayini (wafat 406 H). Beliau menimba ilmu bahasa dan sastra kepada Imam Abu Muhammad al-Bafi (wafat 398 H), yang merupakan orang paling alim pada zamannya dalam bidang nahwu, sastra dan balaghah.

Kefaqihan al-Mawardi, telah mengantarkannya pada jabatan Qadhi al-Qudhat (Kepala Hakim) pada tahun 429 H di era Khalifah al-Qa’im bi Amrillah (422–467 H). Al-Mawardi adalah salah seorang fuqaha mazhab Syafi’i yang sudah sampai pada level Mujtahid, dan merupakan pemimpin mazhab Syafi’i di zamannya.

Wafat pada usia 86 tahun, tahun 450 H. Karyanya meliputi berbagai bidang keilmuan, terutama fikih yaitu: al-Iqna’, al-Ahkam as-Sulthaniyyah, al-Hawi, Qawanin al-Wuzara’, Tashil an-Nadhr, dan Ta’jil ad-Dzafr.


Al-Wafi
ISBN : 978-979-1303-71-2
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Al-Wafi
Dr. Musthafa Dieb al-Bugha & Dr. Muhyiddin Mistu

Syarah Hadis Arba’in Imam an-Nawawi

Hadis Arba’in an-Nawawi adalah sebuah kitab yang bersama dengan kitab Riyadhus Shalihin dianggap sebagai karya Imam an-Nawawi yang paling terkenal dan diterima umat muslim di seluruh dunia. Arba'in artinya empat puluh, namun sebenarnya terdapat empat puluh dua hadis Nabi s.a.w. yang semuanya bersumber dari Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Kitab ini menjadi favorit di kalangan santri untuk memulai menghafal hadis-hadis Nabi sebelum beralih ke kitab-kitab yang lebih besar. Kepopuleran dan keagungan kumpulan hadis pilihan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para ulama untuk memberikan syarah (komentar pendamping yang menjabarkan isi matan).

Syarah Hadis Arba’in an-Nawawi yang ditulis oleh Dr. Musthafa Dieb al-Bugha dan Dr. Muhyiddin Mistu ini berfokus pada takhrij dan kedudukan hadis, yang mencakup berbagai aspek penting dalam Islam, akidah, hukum, syariah, muamalah dan akhlak. Tiap hadisnya mengandung landasan penting, yang para ulama menyebutnya sebagai poros ajaran Islam. Syarah ini menjadi istimewa karena dilengkapi dengan fiqhul hadis, kosakata, latar belakang hadis, ayat dan hadis penguat, intisari hadis dan biografi perawi hadis. Itulah mengapa buku ini diberi judul al-Wafi yang menggambarkan kelengkapan kandungannya.

Syarah ini disajikan dengan bahasa yang sederhana dan lugas, hingga mudah dipahami oleh pembaca awam sekalipun. Pembahasannya yang sistematis, singkat, padat dan lengkap memantaskan buku ini menjadi rujukan komprehensif bagi kaum Muslimin.

Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Imam an-Nawawi

Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin ibn Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi atau lebih dikenal dengan Imam an-Nawawi adalah ulama besar Mazhab Syafi’i yang pakar di bidang fikih dan hadis. Beliau lahir pada tahun 631 H di desa Nawa, dekat kota Damaskus, dan wafat pada tahun 24 Rajab 676 H. Kedua tempat tersebut kemudian menjadi nisbat nama beliau, an-Nawawi ad-Dimasyqi. Semasa hidupnya beliau menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, menulis, menyebarkan ilmu, dan ibadah. Tidak sedikit ulama yang datang untuk belajar pada beliau. Karya fenomenal Imam an-Nawawi yang menjadi rujukan umat Islam sedunia adalah Arba'in an-Nawawi dan Riyadhus Shalihin.


Terapi Mensucikan Jiwa
ISBN : 978-979-1303-63-7
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Terapi Mensucikan Jiwa
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Intisari ajaran Islam tentang ketakwaan dan kesalehan yang dipetik dari al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan renungan-renungan keagamaan tentang penyucian jiwa serta pembinaan akhlak mulia, untuk dapat menjalani kehidupan secara lebih baik dengan sesama manusia (hablun min an-nâs) dan dengan Allah (hablun min Allâh)

Setiap muslim dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang saleh. Sebab, kesalehan menghimpun seluruh kebaikan dan nilai-nilai luhur yang diajarkan Islam. Sehingga, ia pun akan dapat menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Buku ini menuntun kita untuk meraih kesalehan dan mewujudkan ketakwaan kepada Allah s.w.t. Dirangkai dalam untaian nasihat dan hikmah yang disarikan dari ayat-ayat al-Qur`an, hadis Nabi s.a.w., atsar para sahabat dan as-salaf ash-shâlih serta renungan moral-spiritual penulisnya, karya ini sarat makna dan meggugah kalbu pembacanya.

Di dalamnya ditunjukkan, bagaimana setiap Muslim harus dapat menghidupkan hati dan membersihkan jiwa, salah satunya, dengan selalu membaca al-Qur`an, menghayati maknanya, dan mengamalkan ajarannya. Penulisnya juga menjelaskan, bahwa kehidupan manusia di dunia ini hanyalah sebuah perjalanan menuju ridha Allah. Untuk dapat mencapai ridha-Nya, manusia harus tetap berjalan di atas jalan yang sudah digariskan oleh-Nya, dan menjauhi maksiat-Nya.Karya ini tidak hanya mengajak kita untuk merenungkan kembali kedudukan kita sebagai hamba yang lemah dan mudah melakukan kesalahan, melainkan mendorong kita juga untuk dapat memptaktikkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai luhur Islam. Sehingga, kita pun akan memiliki kesalehan individual sekaligus kesalehan sosial dalam menjalani kehidupan sehari-hari di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Metode Rasulullah Mengatasi Problematika Rumah Tangga
ISBN : 978-979-1303-67-5
Ukuran : 14 x 20.5 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Metode Rasulullah Mengatasi Problematika Rumah Tangga
Dr. Abdussami’ Anis

Kiat dan metode Rasulullah dalam membina keluarga, mengatasi problematika rumah tangga, memenuhi kebutuhan, hak, dan kewajiban setiap anggota keluarga, serta membangun hubungan yang harmonis dan adil dengan seluruh anggota keluarga

Terwujudnya keluarga sakinah yang dilandasi ajaran Islam adalah dambaan setiap Muslim dan Muslimah. Untuk mewujudkannya, tak ada teladan terbaik dan contoh paling ideal selain dari kehidupan Rasulullah s.a.w. Sebab, beliaulah panutan utama dalam segala urusan kehidupan, sebagaimana dinyatakan langsung oleh al-Qur`an, "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu." (QS. Al-Ahzâb: 21).

Buku Metode Rasulullah Mengatasi Problematika Rumah Tangga ini menjelaskan praktik kehidupan rumah tangga Rasulullah s.a.w. bersama para ummahat al-Mu`minin, dan cara beliau berinteraksi dengan keluarga–baik di dalam maupun di luar rumah–.

Dengan merujuk kepada al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w. yang sahih, dan riwayat yang otentik, penulisnya melukiskan bagaimana Rasulullah s.a.w. memperlakukan istri-istri beliau dengan adil dan bijaksana, dan memenuhi segala kebutuhan dan hak setiap anggota keluarga beliau.

Di dalamnya dijelaskan bagaimana beliau bekerja sama dengan istri-istri beliau dalam mengatasi setiap masalah rumah tangga yang muncul, dan melakukan tindakan pencegahan sebelum suatu masalah timbul dalam keluarga. Tak diragukan lagi bahwa cara-cara yang digunakan Rasulullah untuk menyelesaikan problem rumah tangga adalah suri tauladan yang patut ditiru oleh setiap keluarga Islami.

Dengan mengetahui dan mempelajari cara beliau membina keluarga, setiap suami yang Muslim akan dapat membawa bahtera rumah tangga ke arah yang diridhai oleh Allah s.w.t., begitu pula setiap istri dan anak akan merasa mendapat pengayoman dan kenyamanan dalam keluarga. Buku ini menunjukkan jalannya.

Dr. Abdussami' Anis

Lahir di Halab, Suriah. Meraih gelar doktor dalam bidang ilmu hadis dari Universitas Baghdad. Selain itu, ia juga menimba ilmu syariat dari 100 ulama hadis di Timur Tengah, salah satunya dari Syaikh Muhammad Yasin al-Fadani al-Makki (alm.), ulama terkemuka keturunan Padang, Indonesia, yang menetap di Mekah al-Mukarramah. Selain mengajar di sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah, ia juga aktif berceramah dan produktif menulis buku.

Sebagian besar ceramah dan karya tulisnya bertemakan sunnah Nabi. Sudah 14 judul buku karyanya yang terbit, salah satunya adalah al-Asâlib an-Nabawiyyah fî Mu'âlajât al-Musykilah az-Zaujiyah ini, yang terjemahannya kini ada di hadapan pembaca.


Fikih Sunnah Wanita
ISBN : 978-979-1303-63-8
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Fikih Sunnah Wanita
Abu Malik Kamal ibn as-Sayyid Salim

Tuntunan bagi Muslimah dalam pelaksanaan ibadah dan muamalah sehari-hari, disertai penjelasan terinci tentang hukum-hukumnya berdasar pada dalil al-Qur`an dan ajaran sunnah Rasulullah s.a.w.

Sebagai hamba Allah, setiap Muslimah tentu ingin seluruh amal mereka, baik ibadah maupun muamalah, membuahkan pahala serta diterima oleh Allah s.w.t. Agar amal diterima, ada dua syarat yang harus dipenuhi, yaitu pelaksanaannya ikhlas karena Allah s.w.t., dan sesuai ajaran Rasulullah s.a.w.

Buku Fikih Sunnah Wanita ini menjelaskan seluruh aturan hukum fikih Islam dan tata cara pelaksanaan ibadah maupun muamalah, yang wajib diketahui oleh kaum Muslimah. Keterangannya mengacu kepada dalil-dalil al-Qur`an dan sunnah–baik berupa amaliyah (praktik) maupun qauliyah (sabda)–Rasulullah s.a.w. Karena itu, penjelasannya jauh dari perbedaan pendapat (ikhtilâf) mazhab. Sebab, penulisnya melakukan verifikasi pendapat untuk menentukan pendapat terkuat (tarjîh) di antara pendapat-pendapat mazhab fikih dalam satu persoalan.

Paparan buku ini sederhana, namun rinci dan praktis. Bahkan di dalam kesederhanannya, karya ini oleh para ulama di Timur Tengah diakui sebagai referensi fikih wanita terlengkap yang menjadikan sunnah Rasulullah s.a.w. sebagai sumber utama pengambilan dalil. Melalui buku ini, kaum Muslimah tidak hanya mengetahui hukum-hukum fikih yang sahih yang diberlakukan khusus untuk mereka, namun juga dapat menjalankan ajaran syariat seperti yang dipraktikkan oleh Rasulullah s.a.w. sehari-hari dalam beribadah maupun bermuamalah.

Abu Malik Kamal ibn as-Sayyid Salim

Ulama ini lahir di Mesir. Belajar ilmu syariat, khususnya ilmu fikih dan hadis, kepada Syaikh Musthafa al-’Adawy. Kemudian pada tahun 2002, pergi ke Arab Saudi untuk menuntut ilmu agama dari para ulama Hejaz dan Nejd, sekaligus mengajar fikih dan ushul fikih di sana selama satu tahun. Sekembalinya ke tanah kelahirannya di Mesir, ulama yang terkenal sebagai pakar fikih, ushul fikih, dan hadis ini, mulai aktif berceramah dan produktif menulis buku.

Karya-karyanya yang sudah dibukukan dan diterbitkan di sana, antara lain Shahîh Fiqh Sunnah (Fikih Sunnah yang Sahih), al-Fiqh al-Mushaffâ (Fikih Pilihan), Mukhâlafât an–Nisâ` (Kesalahan-kesalahan dalam Praktik Beragama yang Dilakukan Wanita Tanpa Disadari), dan Fiqh Sunnah li an-Nisâ` (Fikih Sunnah untuk Wanita) yang terjemahannya diterbitkan oleh Qisthi Press ini.


 
   
 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 
Kembali ke atas