Untitled Document

 
Jum'at, 17 November 2017
 
 
 
 
 
 
Qadha dan Qadar
ISBN : 978-979-1303-87-3
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Akidah
: Beli

Qadha dan Qadar
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Referensi Lengkap Tentang Takdir Berdasarkan al-Qur`an dan hadis"

Seorang sahabat Rasulullah s.a.w., Ali ibn Abi Thalib r.a. pernah ditanya tentang takdir. Ia menjawab, "Takdir adalah jalan yang gelap, maka janganlah kalian melaluinya. Ia juga lautan yang dalam, maka janganlah kalian menyelaminya. Dan rahasia Allah, maka janganlah kalian menyusahkan diri dengannya."

Takdir manusia merupakan misteri yang sejak dahulu hingga kini selalu banyak diperbincangkan. Memahami ini termasuk tujuan yang paling asasi, sementara mengimaninya termasuk sentral tauhid dan pondasi agama. Pasalnya, mengimani qadha dan qadar termasuk salah satu rukun iman sekaligus kaidah dasar yang menjadi poros utama perbuatan ihsan beserta seluruh aktualisasinya.

Buku Qadha dan Qadar ini adalah karya besar ulama fakih dalam berbagai bidang ilmu, Ibnul Qayyim al-Jauziyyah. Di dalamnya membahas tuntas masalah seputar takdir yang selama ini banyak menimbulkan perdebatan di tengah umat, di antaranya konsep tauhid (keesaan Allah), ‘adl (keadilan), dan iradah (kehendak) Allah s.w.t.; penetapan takdir sebelum penciptaan langit dan bumi; perdebatan Nabi Adam dan Nabi Musa tentang takdir; penjelasan mengenai hidayah (petunjuk) dan adh-dhalal (kesesatan), beserta tingkatannya; hingga jawaban terhadap keraguan orang-orang yang mengingkari hikmah dan ta’lil (alasan). Di samping itu, beliau juga membantah sekaligus meluruskan pandangan menyimpang dan perdebatan dalam perkara takdir yang terjadi pada sekte Muktazilah, Qadariyyah, dan Jabariyyah.

Memahami qadha dan qadar berikut hikmah dan ta'lil-nya secara benar merupakan perkara penting, bahkan sudah mencapai tingkat dharuri (wajib). Oleh karena itu pantaslah jika buku ini menjadi rujukan bagi kaum Muslimin dalam memahami konsepsi seputar takdir secara komprehensif dan mendalam.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Dahsyatnya Hari Kiamat
ISBN : 978-979-1303-85-9
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Dahsyatnya Hari Kiamat
Ibnu Katsir

Rujukan Lengkap Hari Kiamat dan Tanda-Tandanya Berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah

Umur dunia sudah tua. Banyak peristiwa bencana alam yang telah menelan korban nyawa. Alam seakan memberi isyarat agar manusia menyadari bahwa dunia ini fana. Kehidupan di bumi akan berakhir apabila kiamat tiba. Kiamat merupakan perkara ghaib dan hanya Allah Ta'ala saja yang mengetahuinya. Meskipun demikian Allah memberitahukan tanda-tandanya kepada Muhammad s.a.w. sebagai rasul-Nya.

Buku Dahsyatnya Hari Kiamat ini merupakan karya ulama besar Ibnu Katsir yang mencoba mengompilasikan peristiwa-peristiwa dahsyat yang akan menimpa manusia, sebelum peristiwa kubra, yaitu Kiamat. Di dalamnya menjelaskan berbagai peristiwa, huru-hara, tanda-tanda kiamat,fitnah dajjal, turunnya Nabi Isa a.s., kaum Ya’juj dan Ma’juj, hari kebangkitan, hari perhitungan, timbangan, jembatan (ash-Shirâth), surga, neraka, dan lain sebagainya. Semuanya sebagaimana diberitakan oleh Rasulullah s.a.w., manusia mulia dan ma’shum yang tidak pernah berbicara dengan hawa nafsu, melainkan berdasarkan wahyu yang diturunkan Allah Ta’ala melalui malaikat Jibril.

Keistimewaan buku ini tak terbantahkan. Disamping kefakihan penulis dalam bidang tafsir dan hadis, keautentikan isi yang bersumber pada al-Qur’an dan hadis-hadis sahih memantaskan buku ini untuk menjadi referensi yang lengkap, akurat dan tepercaya bagi seluruh kaum Muslimin yang haus akan ilmu.


Biografi 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam
ISBN : 978-979-1303-82-8
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Biografi
: Beli

Biografi 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam
Dr. Bassam Muhammad Hamami

Kisah Perjalanan Hidup Para Wanita Mulia yang Berperan Penting dalam Kehidupan dan Perjuangan Dakwah Rasulullah S.A.W.

Sejatinya, wanita dengan segala kelebihannya mampu berperan penting dalam perjuangan dakwah sebagaimana wanita-wanita mulia terdahulu yang telah menggoreskan tinta emas dalam sejarah Islam.

Buku Biografi 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam karya Dr. Bassam Muhammad Hamami ini mengisahkan sejarah kehidupan para wanita mukminah yang hidup, beriman, dan berjuang bersama Rasulullah s.a.w. Mereka adalah ibu kandung dan ibu susu Nabi s.a.w., para istri, putri-putri beliau, para bibi, dan shahabiyah.

Diceritakan dalam buku ini bagaimana ketabahan dan ketegaran Aminah yang seorang diri membesarkan Nabi s.a.w. sepeninggal wafat suaminya; ketulusan Halimah dalam mengasuh dan menyusui Rasulullah s.a.w.; perjuangan dan pengorbanan Khadijah dalam mendampingi serta memfasilitasi dakwah Nabi s.a.w; hingga peran Aisyah yang sangat besar dalam pengumpulan hadis. Dipaparkan juga dalam karya ini bagaimana para shahabiyah berperan mengukir sejarah emas kejayaan Islam. Mereka itulah wanita-wanita agung yang Allah anugerahkan keimanan dan keistimewaan yang mampu menggetarkan seisi langit dan bumi, yang nama mereka tetap dikenal dan diteladani hingga kini.

Dengan gaya bahasa yang indah, ringan, lugas dan mudah dipahami, penulis seakan membawa kita memasuki ruang-ruang pribadi dan menyaksikan langsung kehidupan mereka. Para wanita mulia nan agung tersebut menjadi sumber inspirasi, sumber motivasi, sumber ilmu dan teladan yang merupakan hasil madrasah nubuwah. Maka pantaslah jika buku ini menjadi rujukan yang mencerahkan dan istimewa bagi para wanita.


Tata Cara Mengurus Jenazah
ISBN : 978-979-1303-78-1
Ukuran : 14 x 20,5 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tata Cara Mengurus Jenazah
Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Praktis dan Lengkap Sesuai Sunnah Nabi Muhammad S.A.W.

Risalah Islam bersifat paripurna, menyentuh seluruh aspek kehidupan manusia sejak ia masih berada dalam kandungan sampai akhirnya harus menghadap Allah Rabb semesta alam. Islam mengingatkan kita bahwa setiap insan yang bernyawa pasti akan mengalami kematian dan sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslim terhadap saudaranya yang telah meninggal dunia adalah mengurus jenazahnya.

Buku Tata Cara Mengurus Jenazah ini merupakan karya ulama pakar hadis ternama, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, yang komprehensif membahas tentang tata cara mengurus jenazah sesuai sunnah Nabi s.a.w. Berisi panduan praktis yang terbagi dalam beberapa bagian pembahasan. Bagian pertama membahas tentang hukum-hukum seputar jenazah, di antaranya meliputi hal-hal yang harus dilakukan terhadap orang sakit, menalkin orang yang sakratulmaut, tanda-tanda husnul khatimah, memandikan dan mengafani jenazah, dan shalat jenazah. Bagian kedua membahas tentang pemakaman jenazah, takziyah, dan ziarah kubur. Bagian ketiga membahas perkara-perkara bid’ah yang kerap terjadi dalam masyarakat.

Bahasa yang sederhana dan lugas menjadikan buku ini mudah untuk dipahami oleh siapa saja yang membacanya. Tidak salah jika buku ini dijadikan sebagai rujukan dan pedoman praktis dalam mengurus jenazah sesuai sunnah Nabi s.a.w. Selamat membaca.


Sifat Shalat Nabi S.A.W.
ISBN : 978-979-1303-79-8
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Sifat Shalat Nabi S.A.W.
Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Tata Cara Shalat Sesuai Tuntunan Rasulullah S.A.W. Dari Takbir Hingga Salam

“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (Muttafaqun ’alaih)

Sudah benarkah shalat kita?

Pertanyaan itulah yang kerap muncul di benak kita di tengah maraknya beragam kaifiah pelaksanaan shalat dalam masyarakat. Padahal, ibadah shalat merupakan kewajiban pokok, tiang agama, dan amal yang pertama kali akan dihisab pada hari Kiamat. Karena itu, menjadi penting bagi setiap muslim untuk mengetahui tata cara pelaksanaan shalat yang baik dan benar sesuai tuntunan Nabi s.a.w.

Buku Sifat Shalat Nabi S.A.W. ini merupakan karya ulama pakar hadis ternama, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, yang membahas tuntas tata cara shalat yang benar mulai dari takbir hingga salam. Dalam penulisannya, beliau berusaha memaparkan dengan cermat tata cara shalat yang sesuai dengan sunnah Nabi s.a.w. berdasarkan hadis-hadis sahih pilihan.

Buku ini disajikan lengkap mulai dari persiapan shalat, cara shalat sambil duduk ketika sakit, shalat di atas perahu, shalat tahajud dengan berdiri dan duduk, hal-hal yang dapat memutus shalat, gerakan dan bacaan shalat, faedah penting shalawat Nabi s.a.w., serta doa sebelum salam beserta ragamnya. Semua itu tersaji lengkap disertai dengan gambar tata cara shalat sehingga lebih memudahkan pembaca dalam memahami isi buku ini. Selamat membaca.


Tafsir Zanjabil
ISBN : 978-979-1303-81-1
Ukuran : 13,5 x 20,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Tafsir al-Qur'an
: Beli

Tafsir Zanjabil
Dr. H. Abdurrahman. R.A. Haqqi dan Dr. H. Mohammad Nabil Almunawar

Tematik, Modern dan Ringkas

Tafsir secara bahasa mengikuti wazan “taf’il”, artinya menjelaskan, menyingkap dan menerangkan makna-makna rasional. Dalam Lisanul ‘Arab dinyatakan bahwa kata “al-fasr” berarti menyingkap sesuatu yang tertutup sementara kata “at-tafsir” berarti menyingkapkan maksud suatu lafal yang musykil.

Secara istilah, tafsir menurut pendapat Abu Hayyan adalah ilmu yang membahas tentang cara pengucapan lafal-lafal al-Qur`an, indikator-indikatornya, masalah hukum-hukumnya baik yang independen maupun yang berkaitan dengan yang lain, serta tentang makna-maknanya yang berkaitan dengan kondisi struktur lafal.

Al-Qur`an adalah sumber hukum utama dalam Islam, ia adalah wahyu Allah s.w.t. yang diturunkan melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad s.a.w. Sebagai sumber hukum Islam, al-Qur`an harus dipahami oleh seluruh umat Islam. Namun, tidak semua orang bisa memahaminya dengan benar, bisa karena kekurangan akalnya atau keterbatasan ilmu yang dimilikinya. Karena itu, untuk memudahkan dalam memahami al-Qur`an, para ulama merumuskan suatu ilmu yang menjadi alat untuk memahaminya, ilmu tersebut adalah ilmu tafsir. Dengan ilmu tafsir, akan diketahui apakah suatu ayat bermakna ‘am atau khas, tekstual atau kontekstual serta pemahaman ayat lainnya.

Tafsir Zanjabil merupakan karya Dr. H. Abdurrahman. R.A. Haqqi dan Dr. H. Mohammad Nabil Almunawar, cendekiawan Indonesia yang mendapat kepercayaan dan kehormatan sebagai senior pengajar di universitas terkemuka Brunei Darussalam. Kecintaan beliau dengan al-Qur`an dan dakwah menjadi pemicu untuk menyusun sebuah tafsir secara tematik, ringkas, dan modern. Dengan harapan tafsir ini menjadi media mempermudah umat dalam memahami ayat demi ayat al-Qur`an untuk kemudian diamalkannya.

Tafsir Zanjabil ini akan hadir beberapa seri. Namun, terbitan perdana ini khusus membahas surah Âli-‘Imrân. Penyajian tematik menjadi acuan utama yang sangat menarik. Pembahasan yang ringkas menjadikan tafsir ini dapat dipahami oleh semua kalangan, baik awam maupun akademisi.


Fiqih Tamkin
ISBN : 978-979-1303-86-6
Ukuran : 14 x 21 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Fiqih Tamkin
Yulizar D Sanrego & Moch Taufik

Membangun Modal Sosial Dalam Mewujudkan Khairu Ummah

Pengkajian kata Tamkin dibandingkan kata Empowerment atau Pemberdayaan bukan tanpa alasan. Kajian konsep tentang Tamkin (pemberdayaan) di dalam buku ini berkesimpulan bahwa penggunaan kata Tamkin lebih tepat dan epistemik (what we know and how we know) dibandingkan kata Empowerment atau Pemberdayaan. Jika berhenti pada kerangka “what we know” (definisi), kata Tamkin, Pemberdayaan dan Empowerment mungkin masih bisa dikaitkan satu sama lain. Namun jika ditingkatkan pada pertanyaan “how we know” (apa dan bagaimana melakukan pemerdayaan) dalam kerangka epistemologis, maka dua kata yang disebut terakhir lemah dari sisi kerangka paradigmatiknya. Sementara kata Tamkin memiliki akar kata kuat dalam Al-Quran dan secara praktis dicontohkan oleh Rasulullah sang pembawa risalah melalui fase Mekkah dan fase Madinah. Apa itu Tamkin dan bagaimana cara kerja Tamkin itu berproses serta relevansinya dengan konsep Modal Sosial (Social Capital) dan Khairu Ummah bisa “berguru” kepada Al-Quran maupun sunnah Rasulullah SAW melalui buku ini yang dibahas dengan pendekatan akademis dan praktis.


Tuntunan Manasik Haji Nabi S.A.W.
ISBN : 978-979-1303-77-4
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tuntunan Manasik Haji Nabi S.A.W.
Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Praktis dan Lengkap Disertai Penjelasan Perkara Bid'ah dalam Pelaksanaannya

Siapakah yang tidak ingin hajinya mabrur? Setiap muslim tentu mencita-citakannya karena ganjaran bagi seseorang yang hajinya mabrur adalah dihapuskan seluruh dosa dan masuk surga. Namun, bagaimanakah agar kita menggapai haji yang mabrur?

Buku Tuntunan Manasik Haji Nabi S.A.W. ini merupakan karya ulama pakar hadis ternama, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, yang membahas seputar pelaksanaan manasik haji Nabi s.a.w. Dalam buku ini kita akan melihat gambaran nyata manasik haji yang dipraktikkan langsung oleh Nabi Muhammad s.a.w. bersama para sahabat. Seluruh rangkaian ibadah haji sejak beliau berangkat menuju Mekah hingga kembali pulang diterangkan secara mendetail. Kita juga akan mengetahui jawaban-jawaban Nabi s.a.w. atas berbagai pertanyaan para sahabat selama masa pelaksanaan ibadah haji, termasuk penjelasan tentang beberapa perkara bid’ah yang kerap terjadi.

Semua itu terangkum dan tergambar jelas secara utuh dalam buku ini. Karena itu, pantaslah jika buku ini menjadi bekal Anda sebelum berangkat ke tanah suci. Selamat membaca.


Tuntunan Pernikahan Islami
ISBN : 978-979-1303-76-7
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tuntunan Pernikahan Islami
Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Kisah perjalanan hidup para sahabat mulia yang berjuang mengemban risalah Islam bersama Rasulullah S.A.W.

Sulitkah Melaksanakan Tata Cara Pernikahan Islami?

Jawabannya, tidak, karena sesungguhnya tata cara pernikahan Islami lebih sederhana dan mudah. Islam telah mengatur adab-adab (etika) bagi setiap orang yang akan melangsungkan pernikahan. Namun, dari sekian adab pernikahan yang telah diatur oleh Islam, faktanya masih banyak yang terlupakan, bahkan tidak diketahui oleh kebanyakan orang sekalipun mereka ahli ibadah. Atas dasar itu, penulis menyusun buku ini untuk menerangkan adab-adab tersebut sekaligus sebagai panduan bagi saudara-saudari kaum Muslimin agar dapat menjalani pernikahan sesuai tuntunan sunnah Nabi s.a.w. dan beroleh berkah dalam mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga.

Buku Tuntunan Pernikahan Islami ini merupakan karya ulama pakar hadis ternama, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani. Melalui karyanya ini, beliau berusaha menghidupkan sunnah Nabi s.a.w. dalam penyelenggaraan pernikahan dengan memaparkan berbagai perkara yang berkaitan dengan adab pernikahan, seperti penyelenggraan walimah, kewajiban memenuhi undangan walimah, larangan saat penyelenggaraan walimah beserta sunnah-sunnahnya, adab suami kepada istri, dan diakhiri dengan nasihat untuk suami istri.

Bahasan yang tuntas dan jelas serta bahasa yang mengalir, membuat buku ini mudah untuk dipahami dan dipraktikkan oleh siapa saja. Semoga buku ini bermanfaat bagi umat hingga membuat kita semakin bersemangat mengikuti sunnah Nabi Muhammad s.a.w.


Tuntunan Shalat Tarawih dan I'tikaf
ISBN : 978-979-1303-75-0
Ukuran : 8,5 x 12 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tuntunan Shalat Tarawih dan I'tikaf
Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Praktis dan Lengkap Sesuai Sunnah Nabi Muhammad S.A.W.

Ramadhan adalah bulan mulia yang dinanti oleh seluruh kaum Muslimin. Bulan penuh berkah, yang setiap amal ibadah akan Allah balas dengan berlipat ganda. Semua berpuasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan gembira dan penuh takwa. Dilanjutkan shalat tarawih pada malam harinya kemudian ditutup dengan i’tikaf pada sepuluh hari terakhirnya.

Buku Tuntunan Shalat Tarawih dan I’tikaf ini merupakan karya ulama pakar hadis ternama, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, yang membahas secara praktis seputar pelaksanaan shalat tarawih Nabi s.a.w. pada bulan Ramadhan. Di dalamnya dijelaskan secara mendetail disertai dalil-dalil sahih mulai dari keutamaan shalat tarawih, malam lailatul qadar dan tanda-tandanya, jumlah rakaat shalat tarawih, waktu pelaksanaan shalat tarawih serta tata caranya, hingga pelaksanaan i’tikaf.

Buku ini akan mengantar kita mampu meraih keberkahan bulan Ramadhan dengan amalan dan ibadah sesuai sunnah Nabi Muhammad s.a.w. Selamat membaca.


Kisah Para Nabi
ISBN : 978-979-1303-84-2
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Sejarah Islam
: Beli

Kisah Para Nabi
Ibnu Katsir

Sejarah Lengkap Kehidupan para Nabi sejak Adam A.S. hingga Isa A.S.

Sebaik-baik kisah sejarah yang dapat diambil pelajaran serta hikmah berharga darinya adalah yang bersumber dari al-Qur`an dan hadis. Keduanya merupakan sumber utama bagi kaum Muslimin dalam menetapkan hukum dan mempelajari sejarah kehidupan umat terdahulu beserta para nabi yang diutus Allah s.w.t. untuk menyampaikan risalah-Nya di muka bumi.

Buku Kisah Para Nabi ini merupakan karya fenomenal ulama terkemuka sekaligus ahli tafsir dan sejarah, Ibnu Katsir. Kisah-kisahnya bersandar pada ayat al-Qur`an dan hadis sahih sehingga isinya terbebas dari berbagai kisah israiliyat sejak awal paragraf hingga akhir. Di dalamnya juga tersaji berbagai peristiwa dan hal menarik, seperti: hikmah di balik penciptaan Nabi Adam a.s.; pertemuan Nabi Muhammad s.a.w. dengan Nabi Adam di surga; doa Nabi Nuh a.s. sebagai rasul pertama yang diutus ke bumi; dakwah Nabi Ibrahim a.s. ke tengah kaum penyembah berhala; kisah penyembelihan Nabi Ismail a.s. dan awal pembangunan Baitullah; perjuangan dakwah Nabi Musa a.s. membebaskan Bani Israil dari cengkeraman Firaun; dialog Nabi Musa a.s. dengan Firaun dan para penyihir kerajaan; asal-usul dan bukti kenabian Khidhir; kisah beberapa nabi Bani Israil; serta kisah turunnya Nabi Isa a.s. ke bumi pada akhir zaman.

Selain hadir lebih sistematis dan kaya informasi, dengan tetap menjaga orisinalitas dan keautentikan kitab aslinya, buku ini juga begitu istimewa karena telah melalui proses tahqiq dan takhrij yang dilakukan oleh Prof. Dr. Abdul Hayyi al-Farmawi, guru besar Tafsir dan Ulumul Qur`an dari Universitas al-Azhar, Kairo. Melalui buku ini, setiap mukmin akan tenggelam dalam oase keimanan serta ketakwaan yang indah dan paripurna dari para nabi dan rasul. Jadi, tidaklah berlebihan jika buku ini “wajib ada” dalam perpustakaan pribadi kita. Selamat membaca.


Keajaiban Resep Obat Nabi S.A.W.
ISBN : 978-979-1303-80-4
Ukuran : 13,5 x 20,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Keajaiban Resep Obat Nabi S.A.W.
Joko Rinanto

Menurut Sains Klasik dan Modern

Membedah perjalanan hidup Nabi Muhammad s.a.w. adalah hal menarik untuk ditekuni, tak terkecuali menelisik lebih jauh bagaimana sang nabi yang mulia mewariskan gaya hidup sehat sebagai petunjuk untuk umatnya. Tidak ayal, sejak baginda Rasulullah s.a.w. masih hidup, perilaku sehat itu langsung ditiru oleh para sahabatnya hingga berlanjut kepada generasi ulama-ulama salaf yang juga tidak mau ketinggalan mempraktikkannya.

Merekalah yang memopulerkan gaya hidup Rasulullah s.a.w. dengan menghidupkan sunnah, menyelami hikmahnya, dan membukukannya. Karena itu, setiap zaman selalu ada ulama yang membuat bahasan mengenai cara hidup sehat Rasulullah s.a.w. dalam sebuah bab atau buku tersendiri yang hingga sekarang dikenal dengan istilah Thibbun Nabawi (pengobatan Nabi).

Keajaiban Resep Obat Nabi S.A.W. adalah salah satu buku yang mengupas secara komprehensif praktik pengobatan Nabi s.a.w. berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah. Di dalamnya diterangkan segala macam bentuk pengobatan Nabi s.a.w. yang teruji khasiat dan keampuhannya dalam mengobati berbagai macam penyakit. Tidak hanya itu, buku ini juga mengulas secara mendalam seputar obat-obatan yang digunakan oleh Nabi sebagaimana tercantum dalam al-Qur`an. Bahkan, penjelasan tentang jawaban atas fitnah yang dilontarkan kepada Nabi: apakah beliau menjiplak Harits ibn Kaladah dalam pengobatan; sumber ilmu pengobatan Nabi; penerapan obat-obatan Nabi yang meliputi perkembangan terapi kesehatan; pentingnya belajar ilmu kesehatan; hingga misteri dibalik wafatnya Nabi s.a.w., juga turut dibahas secara mendetail berdasarkan dalil di dalam buku ini.

Ditulis oleh Joko Rinanto seseorang yang berlatar belakang pendidikan farmasi sekaligus wartawan pengisi rubrik Syifa di Majalah Suara Hidayatullah, buku ini menjadi sangat baik dan penting untuk dijadikan sebagai bahan rujukan utama Thibbun Nabawi. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.


Biografi 60 Sahabat Rasulullah S.A.W.
ISBN : 978-979-1303-73-6
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Biografi 60 Sahabat Rasulullah S.A.W.
Khalid Muhammad Khalid

Kisah perjalanan hidup para sahabat mulia yang berjuang mengemban risalah Islam bersama Rasulullah S.A.W.

Buku ini berisi biografi 60 sahabat Rasulullah yang mengisahkan perjalanan hidup sosok-sosok sahabat mulia, yang ikhlas mengemban risalah Islam pada masa-masa awal kemunculannya di bumi Mekah. Mereka adalah para pionir sekaligus tamsil bagi keteladanan hidup dalam memperjuangkan suatu keyakinan akan hakekat kebenaran. Suatu kebenaran yang diperjuangkan dengan segala pengorbanan hingga mampu mengubah roda sejarah peradaban manusia, dari gelapnya alam jahiliyah menuju terang benderangnya cahaya keimanan.

Dengan kepiawaiannya dalam merangkai kata dan suasana alur cerita, penulis seakan membawa pembaca memasuki kehidupan para sahabat mulia yang beroleh pancaran iman cahaya Ilahi. Lembar demi lembar untaian kisahnya disajikan oleh penulis dengan gaya sastra yang begitu indah, lugas, halus, dan menawan sehingga mampu membuat pembaca larut menghayati kisah perjalanan hidup para sahabat pilihan ini.

Namun, pembahasan dalam buku ini tidak meliputi tentang biografi khulafa’ ar-Rasyidin yang terdiri atas empat orang sahabat agung (Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali). Pasalnya, penulis telah membuat pembahasannya secara khusus dalam bukunya yang berjudul Khulafa’ ar-Rasul. Walaupun demikian, hal itu tidaklah mengurangi keistimewaan buku ini hingga sangat layak dan patut berada di tangan kaum Muslimin untuk dijadikan sebagai rujukan utama soal perikehidupan manusia-manusia pilihan yang dididik langsung oleh sang mahaguru al-Musthafa, Rasulullah Muhammad s.a.w.

Khalid Muhammad Khalid (1920/339 H - 1996/1416 H)

Khalid Muhammad Khalid, beliau adalah seorang penulis sekaligus pemikir Islam kontemporer asal Mesir yang karya-karyanya begitu digandrungi dan dekat di hati kaum Muslimin. Lahir 27 Ramadhan 1339 H/15 Juni 1920 M di Desa Udwah, Provinsi Syarqiyah, Mesir, ia adalah putra seorang jurnalis dan dai Mesir ternama, Muhammad Khalid Tsabit. Masa kecilnya banyak dihabiskan dengan belajar, membaca, menulis, dan menghafal al-Qur`an. Untuk mendukung hal ini, sang ayah menitipkan Khalid kepada Syaikh Husain dan di bawah bimbingan gurunya inilah Khalid berhasil menyelesaikan hafalan al-Qur`an secara sempurna dalam waktu lima bulan.

Selesai dari kelas hafalan al-Qur`an, ia melanjutkan studi di Universitas al-Azhar saat usianya menginjak enam belas tahun dan lulus dengan meraih gelar syahadah ‘aliyyah (sarjana) dari Fakultas Syariah pada 1364 H (1945 M). Selanjutnya, ia bekerja sebagai pengajar selama sekitar sembilan tahun hingga tahun 1954 M. Ia juga sempat ditunjuk sebagai konsultan penerbitan oleh Kementerian Kebudayaan Mesir. Namun, pada tahun 1976 Khalid memutuskan untuk mengajukan pensiun dini.

Khalid Muhammad Khalid wafat pada malam Jumat, 9 Syawwal 1416 H/29 Februari 1996 M dalam usia 76 tahun. Rijal Haula ar-Rasul (Biografi 60 Sahabat Rasulullah) ini merupakan karya yang melambungkan namanya.


Hakekat Ruh
ISBN : 978-979-1303-74-3
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Hakekat Ruh
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Membahas tuntas berbagai hal seputar ruh orang yang sudah meninggal maupun yang masih hidup berdasarkan al-Qur`an, as-Sunnah, atsar, dan pendapat ulama masyhur

Hakekat ruh adalah perkara yang sering menjadi pertanyaan banyak orang. Benarkah ruh orang-orang yang sudah meninggal dunia bisa saling berkunjung dan bertegur sapa? Adakah bukti bahwa ruh orang yang sudah meninggal dunia bisa melihat siapa saja yang menziarahi makamnya? Manakah yang akan disiksa di kubur; ruh seseorang ataukah jasadnya? Di manakah ruh seseorang yang sudah meninggal dunia bersemayam: di langit, di bumi, di surga, di neraka, ataukah di tempat lain?

Itu adalah sebagian kecil dari banyak pertanyaan pelik tentang hakekat ruh yang dijawab buku ini dengan gamblang dan mudah dicerna oleh nalar orang awam. Dalil-dalil dari al-Qur’an, hadis, dan beberapa pendapat ulama salafus salih terkemuka yang disertakan juga sangat kuat dan selaras dengan logika yang dibentangkan oleh penulisnya, yaitu Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, seorang ulama terkemuka yang sangat berpengaruh, penerjemah al-Qur`an, rujukan para mufassir, dan murid paling cemerlang dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah.

Buku di tangan Anda ini sangat bagus dan merupakan referensi yang direkomendasikan bagi yang ingin mendalami hakekat ruh manusia. Membacanya akan membuat kita serasa berada di depan sebuah layar lebar yang tengah mengisahkan perjalanan ruh manusia dari sejak ditiupkan Allah ke jasad hingga hari kiamat kelak. Akidah dan keimanan kita pun akan kian tebal dibuatnya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Rahiq al-Makhtum: Sirah Nabawiyah
ISBN : 978-979-1303-68-2
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Rahiq al-Makhtum: Sirah Nabawiyah
Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri

Sejarah Lengkap Kehidupan Nabi Muhammad S.A.W.

Sirah Rasulullah s.a.w. memang tak pernah kering untuk digali dan tak pernah habis untuk ditulis. Para ulama dan sejarawan sudah banyak yang menjelaskan dan meriwayatkan segenap aspek kehidupan beliau, serta setiap peristiwa dan kejadian yang beliau alami. Namun, belum ada di antara karya-karya tersebut yang menjabarkan rekaman kehidupan beliau secara utuh dan lengkap.

Buku ar-Rahiq al-Makhtum ini—tak diragukan lagi—adalah sebuah karya masterpiece yang menyajikan perjalanan hidup Nabi Muhammad s.a.w. sejak dilahirkan hingga wafat, dan melukiskan perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam secara terinci. Penulisnya —Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri— menyandarkan kajiannya pada riwayat-riwayat otentik dari pelbagai sumber resmi dan sahih. Kekuatan buku ini selain terletak pada kelengkapan dan kesahihan rujukan yang digunakan penulisnya, juga pada gaya tuturnya yang mengalir, tidak berbelit-belit, dan mudah dipahami oleh pelbagai lapisan pembaca, serta pemaparan secara kronologis setiap peristiwa dalam kehidupan Rasulullah.

Karya ini akan membawa kita menjelajahi dan menelusuri setiap jejak Rasulullah Muhammad s.a.w. Kita pun seakan dapat melihat secara nyata kehidupan beliau. Sehingga, kita tak hanya dapat memahami perjuangan dan

Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri (1943 M – 2006 M)

Lahir di Huseinabad, Mubarakfur, India, pada 4 Juni 1943. Ulama dan dosen ini sangat produktif dalam menulis buku tentang Sirah dan Sunnah Nabawiyah dalam bahasa Arab dan bahasa Urdu. Namanya mulai mendunia ketika menjabat sebagai dosen di Universitas as-Salafiyah Penares, India, saat ia memenangi kompetisi penulisan Sirah Nabawiyah yang digelar oleh Rabithah al-Alam al-Islami pada tahun 1979, setelah mengungguli 170 peserta dari seluruh dunia. Masterpiece yang ia ajukan dalam lomba itu adalah karya tulis berjudul ar-Rahiq al-Makhtum ini, yang sudah diterjemahkan ke dalam 15 bahasa dunia.

Ditunjuk sebagai peneliti senior di Markaz Khidmat as-Sunnah wa as-Sirah an-Nabawiyah, International Islamic University of Madinah, Arab Saudi, pada 1988 hingga akhir hayatnya, pada 4 Desember 2006 lalu.


Tarikh Khulafa
ISBN : 978-979-1303-69-9
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tarikh Khulafa: Sejarah Para Khalifah
Imam as-Suyuthi

Sejarah otentik kehidupan para khalifah dan kekhilafahan Islam mulai dari al-Khulafa` ar-Rasyidun, Daulah Umawiyah, hingga masa Daulah Abbasiyah, beserta uraian pelbagai peristiwa penting pada masa mereka, prestasi yang mereka raih, hingga kejayaan dan kejatuhan suatu periode kekhilafahan berdasarkan sumber-sumber yang resmi dan riwayat-riwayat yang sahih.

Ditilik dari makna etimologis, kata "khalifah" dapat diartikan dengan pengganti atau perwakilan. Al-Qur`an menyebutkan, bahwa manusia secara umum adalah khalifah Allah di muka bumi yang mengemban amanah untuk merawat dan memberdayakan bumi beserta isinya. Sedangkan dalam pengertian terminologis, khalifah adalah pengganti kepemimpinan Rasulullah s.a.w. dalam urusan agama dan urusan dunia. Dengan demikian, khalifah juga menggantikan Rasulullah s.a.w. dalam memimpin kedaulatan negara Islam.

Buku Sejarah Para Khalifah ini adalah literatur Islam klasik tentang sejarah para khalifah dan kekhilafahan. Imam as-Suyuthi—penulisnya—mengawali kajiannya dengan menyebutkan syarat-syarat penetapan khalifah beserta dalil-dalilnya, dilanjutkan dengan pemaparan sejarah kehidupan para khalifah, mulai dari al-Khulafa` ar-Rasyidun, Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, hingga khalifah-khalifah bayangan yang memisahkan diri dari pusat kekhilafahan Islam yang resmi. Penjabarannya dilengkapi dengan uraian pelbagai peristiwa penting yang terjadi dalam periode kekuasaan setiap khalifah, prestasi maupun kegagalan mereka, serta pasang surut pemerintahan mereka.

Kelengkapan dan kesahihan rujukan yang digunakan penulisnya, serta pemaparan episode sejarah dan peristiwa historis yang sistematis merupakan keunggulan karya ini. Dengan menelaahnya, para pembaca dapat menapaktilasi kehidupan para pemimpin kaum Muslimin dulu, mengetahui sebab-sebab kejayaan dan kejatuhan suatu periode kekhilafahan, serta memetik pelajaran dari kepemimpinan maupun pemerintahan para khalifah tersebut.

Imam as-Suyuthi

Bernama lengkap Abdurrahman ibn Kamaluddin Abu Bakr ibn Muhammad ibn Sabiquddin, Jalaluddin al-Mishri as-Suyuthi asy-Syafi'i al-Asy'ari. Lahir pada tahun 1445 M/849 H dan wafat pada tahun 1505 M/911H. Adalah seorang ulama dan cendekiawan muslim yang hidup pada abad ke-15 di Kairo, Mesir.

Mendapatkan ijazah dari setiap guru yang didatanginya, yang jumlahnya mencapai 150 orang guru. Di antara guru-gurunya adalah Imam al-Bulqini dan Syaikhul Islam Taqiyyudin al-Manawi, seorang pakar hadis di masanya.

Semasa hidupnya, Imam as-Suyuthi menulis banyak buku dalam berbagai disiplin ilmu, seperti hadits, al-Qur`an, bahasa Arab, fikih, sejarah dan lainnya. Karya tulisnya yang terkenal dan terwariskan dari generasi ke generasi berjumlah 65 judul. Salah satunya adalah Tarikh Khulafa` ini.


Ahkam Sulthaniyah
ISBN : 978-979-1303-72-9
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Ahkam Sulthaniyah
Imam al-Mawardi

Sistem Pemerintahan Khilafah Islam

Al-Ahkam as-Sulthaniyyah ini merupakan karya monumental al-Mawardi yang kuat diyakini ditulis atas permintaan Khalifah al-Qa’im bi Amrillah (422–467 H). Buku ini memuat hukum-hukum yang sangat dibutuhkan oleh para penguasa, khususnya khalifah dan jajarannya. Selain dibutuhkan oleh aparatur pemerintah sebagai rujukan untuk menjalankan tugas dan kewajiban mereka, juga menjadi pegangan masyarakat untuk mengetahui hak dan kewajiban para penguasa atas diri mereka. Dengan begitu, mereka mempunyai pedoman untuk melakukan check and balance. Buku ini terdiri dari dua puluh bab, dan membahas banyak hal, seperti: akad Imamah, pengangkatan Wizarat (pembantu khalifah), bukan wizarat dengan konotasi kementerian seperti dalam sistem demokrasi, pengangkatan Imarah ‘ala al-Bilad (kepala daerah), pengangkatan Imarah ‘ala al-Jihad (panglima perang), dan sebagainya. Termasuk bab tentang penetapan Jizyah dan Kharaj, hukum Ihya’ al-Mawat (menghidupkan tanah mati), eksplorasi air (termasuk tambang), Hima dan Irfaq (proteksi lahan dan kepemilikan umum), hingga Diwan (administrasi), Ahkam al-Jara’im (hukum tindak kriminal), dan Hisbah.

Menariknya, dalam buku ini al-Mawardi sama sekali tidak terpengaruh oleh teori-teori Socrates, Plato, Aristoteles atau filsuf Yunani lainnya. Padahal, ketika itu pemikiran mereka sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Dalam penulisannya, beliau berpijak pada al-Qur’an, as-Sunnah, ijma’ dan qiyas sebagaimana dalil yang lazim digunakan di kalangan mazhab Syafi’i. Selain itu, beliau juga menjelaskan berbagai pandangan mazhab yang berkaitan dengan sistem pemerintahan Islam ini.

Istimewanya lagi, buku Al-Ahkam as-Sulthaniyyah ini menjadi rujukan penting karena selain penulisnya yang merupakan seorang mujtahid, juga adalah pelaku sejarah. Istimewanya lagi, buku ini merupakan tulisan yang paling awal membahas tentang sistem Negara Khilafah sekaligus menjadi dokumen autentik penerapan sistem pemerintahan Islam di dalam Negara Khilafah, pada era Khilafah Abbasiyyah.

Imam al-Mawardi (364 H–450 H)

Dilahirkan di Basrah, Irak, tahun 364 H, nama lengkapnya adalah Ali ibn Muhammad ibn Habib al-Mawardi. Nama kunyah-nya adalah Abu al-Hasan dan populer dengan nama al-Mawardi. Al-Mawardi dinisbatkan pada pembuatan dan penjualan air mawar (al-warad), dan keluarganya populer dengan sebutan itu.

Beliau berguru kepada ulama Basrah, Abu al-Qasim as-Shumairi (wafat 386 H) dan menjadi menjadi murid istimewa ulama besar Baghdad, Abu al-Hamid al-Isfirayini (wafat 406 H). Beliau menimba ilmu bahasa dan sastra kepada Imam Abu Muhammad al-Bafi (wafat 398 H), yang merupakan orang paling alim pada zamannya dalam bidang nahwu, sastra dan balaghah.

Kefaqihan al-Mawardi, telah mengantarkannya pada jabatan Qadhi al-Qudhat (Kepala Hakim) pada tahun 429 H di era Khalifah al-Qa’im bi Amrillah (422–467 H). Al-Mawardi adalah salah seorang fuqaha mazhab Syafi’i yang sudah sampai pada level Mujtahid, dan merupakan pemimpin mazhab Syafi’i di zamannya.

Wafat pada usia 86 tahun, tahun 450 H. Karyanya meliputi berbagai bidang keilmuan, terutama fikih yaitu: al-Iqna’, al-Ahkam as-Sulthaniyyah, al-Hawi, Qawanin al-Wuzara’, Tashil an-Nadhr, dan Ta’jil ad-Dzafr.


Al-Wafi
ISBN : 978-979-1303-71-2
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Al-Wafi
Dr. Musthafa Dieb al-Bugha & Dr. Muhyiddin Mistu

Syarah Hadis Arba’in Imam an-Nawawi

Hadis Arba’in an-Nawawi adalah sebuah kitab yang bersama dengan kitab Riyadhus Shalihin dianggap sebagai karya Imam an-Nawawi yang paling terkenal dan diterima umat muslim di seluruh dunia. Arba'in artinya empat puluh, namun sebenarnya terdapat empat puluh dua hadis Nabi s.a.w. yang semuanya bersumber dari Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Kitab ini menjadi favorit di kalangan santri untuk memulai menghafal hadis-hadis Nabi sebelum beralih ke kitab-kitab yang lebih besar. Kepopuleran dan keagungan kumpulan hadis pilihan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para ulama untuk memberikan syarah (komentar pendamping yang menjabarkan isi matan).

Syarah Hadis Arba’in an-Nawawi yang ditulis oleh Dr. Musthafa Dieb al-Bugha dan Dr. Muhyiddin Mistu ini berfokus pada takhrij dan kedudukan hadis, yang mencakup berbagai aspek penting dalam Islam, akidah, hukum, syariah, muamalah dan akhlak. Tiap hadisnya mengandung landasan penting, yang para ulama menyebutnya sebagai poros ajaran Islam. Syarah ini menjadi istimewa karena dilengkapi dengan fiqhul hadis, kosakata, latar belakang hadis, ayat dan hadis penguat, intisari hadis dan biografi perawi hadis. Itulah mengapa buku ini diberi judul al-Wafi yang menggambarkan kelengkapan kandungannya.

Syarah ini disajikan dengan bahasa yang sederhana dan lugas, hingga mudah dipahami oleh pembaca awam sekalipun. Pembahasannya yang sistematis, singkat, padat dan lengkap memantaskan buku ini menjadi rujukan komprehensif bagi kaum Muslimin.

Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Imam an-Nawawi

Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin ibn Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi atau lebih dikenal dengan Imam an-Nawawi adalah ulama besar Mazhab Syafi’i yang pakar di bidang fikih dan hadis. Beliau lahir pada tahun 631 H di desa Nawa, dekat kota Damaskus, dan wafat pada tahun 24 Rajab 676 H. Kedua tempat tersebut kemudian menjadi nisbat nama beliau, an-Nawawi ad-Dimasyqi. Semasa hidupnya beliau menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, menulis, menyebarkan ilmu, dan ibadah. Tidak sedikit ulama yang datang untuk belajar pada beliau. Karya fenomenal Imam an-Nawawi yang menjadi rujukan umat Islam sedunia adalah Arba'in an-Nawawi dan Riyadhus Shalihin.


Terapi Mensucikan Jiwa
ISBN : 978-979-1303-63-7
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Terapi Mensucikan Jiwa
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Intisari ajaran Islam tentang ketakwaan dan kesalehan yang dipetik dari al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan renungan-renungan keagamaan tentang penyucian jiwa serta pembinaan akhlak mulia, untuk dapat menjalani kehidupan secara lebih baik dengan sesama manusia (hablun min an-nâs) dan dengan Allah (hablun min Allâh)

Setiap muslim dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang saleh. Sebab, kesalehan menghimpun seluruh kebaikan dan nilai-nilai luhur yang diajarkan Islam. Sehingga, ia pun akan dapat menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Buku ini menuntun kita untuk meraih kesalehan dan mewujudkan ketakwaan kepada Allah s.w.t. Dirangkai dalam untaian nasihat dan hikmah yang disarikan dari ayat-ayat al-Qur`an, hadis Nabi s.a.w., atsar para sahabat dan as-salaf ash-shâlih serta renungan moral-spiritual penulisnya, karya ini sarat makna dan meggugah kalbu pembacanya.

Di dalamnya ditunjukkan, bagaimana setiap Muslim harus dapat menghidupkan hati dan membersihkan jiwa, salah satunya, dengan selalu membaca al-Qur`an, menghayati maknanya, dan mengamalkan ajarannya. Penulisnya juga menjelaskan, bahwa kehidupan manusia di dunia ini hanyalah sebuah perjalanan menuju ridha Allah. Untuk dapat mencapai ridha-Nya, manusia harus tetap berjalan di atas jalan yang sudah digariskan oleh-Nya, dan menjauhi maksiat-Nya.Karya ini tidak hanya mengajak kita untuk merenungkan kembali kedudukan kita sebagai hamba yang lemah dan mudah melakukan kesalahan, melainkan mendorong kita juga untuk dapat memptaktikkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai luhur Islam. Sehingga, kita pun akan memiliki kesalehan individual sekaligus kesalehan sosial dalam menjalani kehidupan sehari-hari di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Metode Rasulullah Mengatasi Problematika Rumah Tangga
ISBN : 978-979-1303-67-5
Ukuran : 14 x 20.5 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Metode Rasulullah Mengatasi Problematika Rumah Tangga
Dr. Abdussami’ Anis

Kiat dan metode Rasulullah dalam membina keluarga, mengatasi problematika rumah tangga, memenuhi kebutuhan, hak, dan kewajiban setiap anggota keluarga, serta membangun hubungan yang harmonis dan adil dengan seluruh anggota keluarga

Terwujudnya keluarga sakinah yang dilandasi ajaran Islam adalah dambaan setiap Muslim dan Muslimah. Untuk mewujudkannya, tak ada teladan terbaik dan contoh paling ideal selain dari kehidupan Rasulullah s.a.w. Sebab, beliaulah panutan utama dalam segala urusan kehidupan, sebagaimana dinyatakan langsung oleh al-Qur`an, "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu." (QS. Al-Ahzâb: 21).

Buku Metode Rasulullah Mengatasi Problematika Rumah Tangga ini menjelaskan praktik kehidupan rumah tangga Rasulullah s.a.w. bersama para ummahat al-Mu`minin, dan cara beliau berinteraksi dengan keluarga–baik di dalam maupun di luar rumah–.

Dengan merujuk kepada al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w. yang sahih, dan riwayat yang otentik, penulisnya melukiskan bagaimana Rasulullah s.a.w. memperlakukan istri-istri beliau dengan adil dan bijaksana, dan memenuhi segala kebutuhan dan hak setiap anggota keluarga beliau.

Di dalamnya dijelaskan bagaimana beliau bekerja sama dengan istri-istri beliau dalam mengatasi setiap masalah rumah tangga yang muncul, dan melakukan tindakan pencegahan sebelum suatu masalah timbul dalam keluarga. Tak diragukan lagi bahwa cara-cara yang digunakan Rasulullah untuk menyelesaikan problem rumah tangga adalah suri tauladan yang patut ditiru oleh setiap keluarga Islami.

Dengan mengetahui dan mempelajari cara beliau membina keluarga, setiap suami yang Muslim akan dapat membawa bahtera rumah tangga ke arah yang diridhai oleh Allah s.w.t., begitu pula setiap istri dan anak akan merasa mendapat pengayoman dan kenyamanan dalam keluarga. Buku ini menunjukkan jalannya.

Dr. Abdussami' Anis

Lahir di Halab, Suriah. Meraih gelar doktor dalam bidang ilmu hadis dari Universitas Baghdad. Selain itu, ia juga menimba ilmu syariat dari 100 ulama hadis di Timur Tengah, salah satunya dari Syaikh Muhammad Yasin al-Fadani al-Makki (alm.), ulama terkemuka keturunan Padang, Indonesia, yang menetap di Mekah al-Mukarramah. Selain mengajar di sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah, ia juga aktif berceramah dan produktif menulis buku.

Sebagian besar ceramah dan karya tulisnya bertemakan sunnah Nabi. Sudah 14 judul buku karyanya yang terbit, salah satunya adalah al-Asâlib an-Nabawiyyah fî Mu'âlajât al-Musykilah az-Zaujiyah ini, yang terjemahannya kini ada di hadapan pembaca.


Fikih Sunnah Wanita
ISBN : 978-979-1303-63-8
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Fikih Sunnah Wanita
Abu Malik Kamal ibn as-Sayyid Salim

Tuntunan bagi Muslimah dalam pelaksanaan ibadah dan muamalah sehari-hari, disertai penjelasan terinci tentang hukum-hukumnya berdasar pada dalil al-Qur`an dan ajaran sunnah Rasulullah s.a.w.

Sebagai hamba Allah, setiap Muslimah tentu ingin seluruh amal mereka, baik ibadah maupun muamalah, membuahkan pahala serta diterima oleh Allah s.w.t. Agar amal diterima, ada dua syarat yang harus dipenuhi, yaitu pelaksanaannya ikhlas karena Allah s.w.t., dan sesuai ajaran Rasulullah s.a.w.

Buku Fikih Sunnah Wanita ini menjelaskan seluruh aturan hukum fikih Islam dan tata cara pelaksanaan ibadah maupun muamalah, yang wajib diketahui oleh kaum Muslimah. Keterangannya mengacu kepada dalil-dalil al-Qur`an dan sunnah–baik berupa amaliyah (praktik) maupun qauliyah (sabda)–Rasulullah s.a.w. Karena itu, penjelasannya jauh dari perbedaan pendapat (ikhtilâf) mazhab. Sebab, penulisnya melakukan verifikasi pendapat untuk menentukan pendapat terkuat (tarjîh) di antara pendapat-pendapat mazhab fikih dalam satu persoalan.

Paparan buku ini sederhana, namun rinci dan praktis. Bahkan di dalam kesederhanannya, karya ini oleh para ulama di Timur Tengah diakui sebagai referensi fikih wanita terlengkap yang menjadikan sunnah Rasulullah s.a.w. sebagai sumber utama pengambilan dalil. Melalui buku ini, kaum Muslimah tidak hanya mengetahui hukum-hukum fikih yang sahih yang diberlakukan khusus untuk mereka, namun juga dapat menjalankan ajaran syariat seperti yang dipraktikkan oleh Rasulullah s.a.w. sehari-hari dalam beribadah maupun bermuamalah.

Abu Malik Kamal ibn as-Sayyid Salim

Ulama ini lahir di Mesir. Belajar ilmu syariat, khususnya ilmu fikih dan hadis, kepada Syaikh Musthafa al-’Adawy. Kemudian pada tahun 2002, pergi ke Arab Saudi untuk menuntut ilmu agama dari para ulama Hejaz dan Nejd, sekaligus mengajar fikih dan ushul fikih di sana selama satu tahun. Sekembalinya ke tanah kelahirannya di Mesir, ulama yang terkenal sebagai pakar fikih, ushul fikih, dan hadis ini, mulai aktif berceramah dan produktif menulis buku.

Karya-karyanya yang sudah dibukukan dan diterbitkan di sana, antara lain Shahîh Fiqh Sunnah (Fikih Sunnah yang Sahih), al-Fiqh al-Mushaffâ (Fikih Pilihan), Mukhâlafât an–Nisâ` (Kesalahan-kesalahan dalam Praktik Beragama yang Dilakukan Wanita Tanpa Disadari), dan Fiqh Sunnah li an-Nisâ` (Fikih Sunnah untuk Wanita) yang terjemahannya diterbitkan oleh Qisthi Press ini.


Jangan Menyerah Ada Hikmah di Balik Musibah
ISBN : 978-979-1303-65-1
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Jangan Menyerah Ada Hikmah di Balik Musibah
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Adakah manusia yang tidak pernah mendapatkan musibah? Tentu tak ada. Musibah adalah segala sesuatu yang tak diinginkan yang menimpa seseorang, apa pun bentuknya, sebagai sunnatullah yang berlaku atas hamba-hamba-Nya. Musibah tidak hanya menimpa orang-orang yang jauh dari nilai-nilai agama saja, namun juga orang-orang mukmin dan bertakwa. Bahkan, semakin tinggi kedudukan seorang hamba di sisi Allah, semakin berat ujian dan cobaan yang diberikan Allah kepadanya. Karena Dia akan menguji keimanan dan ketabahan hamba yang dicintai-Nya.

Seberat apa pun musibah yang dialami seorang Mukmin, tidak lepas dari ujian Allah untuk menguji seteguh apakah keimanan yang ia miliki. Apakah imannya akan rapuh dengan satu ujian saja, ataukah akan semakin kuat? Allah s.w.t. berfirman, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut: 2).

Dengan demikian, tak ada musibah yang diturunkan Allah dengan sia-sia. Sebab, Allah s.w.t. Mahaadil dengan menyiapkan hikmah di baliknya. Tahukah kita, bahwa musibah diturunkan Allah untuk menyucikan jiwa manusia dari dosa dan maksiat? Tidakkah kita menyadari, bahwa Allah menghendaki kebaikan untuk hamba-Nya yang ditimpa musibah? Selain itu, musibah juga merupakan pelajaran bagi manusia agar dapat berempati terhadap sesama dan selalu mensyukuri nikmat Allah.

Masih banyak lagi hikmah di balik musibah yang dipaparkan oleh buku ini. Karya ini tak hanya mengantarkan kita untuk dapat bersikap ridha terhadap setiap musibah yang kita hadapi, namun juga sekaligus mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah s.w.t.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritiknya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Hikmah dan Rahasia Shalat
ISBN : 978-979-1303-62-0
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli
Hikmah dan Rahasia Shalat
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Shalat yang sempurna dan baik adalah shalat yang dilaksanakan tidak hanya oleh raga semata, namun juga dengan hati ikhlas, tunduk, dan menghadap kepada Allah s.w.t. Seorang hamba dapat melakukan shalat yang sempurna seperti ini apabila ia memahami makna dan rahasia yang terkandung di dalam setiap gerakan maupun bacaan.

Karya ini menjelaskan makna dan rahasia yang terkandung di dalam shalat. Dengan mengacu pada keterangan ayat suci al-Qur`an, penulisnya—Ibnul Qayyim—mengungkap satu per satu rahasia dalam tahapan, gerakan, dan bacaan shalat kita. Contohnya adalah rahasia di balik dua kali sujud. Bahwa sujud laksana “makanan pokok” bagi hati dan ruh. Dengan dua kali sujud, seorang hamba akan memperoleh tambahan kebaikan, iman, makrifat, dan kekuatan hati, di samping kelapangan dada dan kebersihan jiwa.

Masih banyak lagi rahasia shalat yang dijabarkan penulisnya. Dengan membaca dan menghayati isinya, kita tidak hanya dibimbing untuk memahami intisari ibadah shalat, namun juga dituntun untuk dapat melaksanakan shalat khusyu’ dan menikmati cita rasa ibadah shalat itu sendiri. Sehingga, ibadah kita kepada Allah s.w.t. pun menjadi sempurna dan berkualitas, demi meraih ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai “spesialis penyakit hati (the scholar of the heart).” Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritikannya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Hikmah di Balik Kemiskinan
ISBN : 978-979-1303-54-5
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Hikmah di Balik Kemiskinan
Mahmud Ahmad Sa’id al-Athrasy

Kemiskinan adalah problem klasik yang akan selalu ada, dan memiliki pengaruh sangat besar terhadap kehidupan individu maupun sosial. Karena itu, banyak agama dan mazhab pemikiran yang berusaha memecahkan persoalan ini. Namun, tak ada satu pun yang berhasil karena semuanya berujung pada eksploitasi manusia atas manusia.

Buku ini menjelaskan, bahwa al-Qur`an sudah menjabarkan prinsip-prinsip fundamental pengentasan kemiskinan. Salah satu contohnya adalah kewajiban zakat. Bahwa di dalam zakat, terdapat prinsip keadilan sosial yang tetap memelihara keseimbangan hak dan kewajiban antara orang kaya dengan orang miskin. Selain itu, karya ini juga menjelaskan hikmah di balik cobaan kemiskinan, dan beberapa sikap yang harus dipegang oleh kaum miskin dalam menghadapi kemiskinan agar mereka tidak dianggap sebagai beban masyarakat.

Kajian yang disuguhkan karya ini mengacu kepada keterangan al-Qur`an, hadis Nabi, dan riwayat-riwayat yang sahih. Sehingga, karya ini dapat membawa kita lebih memahami hikmah di balik kemiskinan, sekaligus mengetahui metode al-Qur`an dalam mengatasi serta menyikapi cobaan itu.


Jangan Dekati Zina
ISBN : 978-979-1303-61-3
Ukuran : 8,5 x 12 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Jangan Dekati Zina
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Tak ada kejahatan setelah pembunuhan yang dosanya lebih besar dari zina. Sebab, zina tidak saja menggangu tatanan sosial, melainkan juga merusak sunnatullah dalam memelihara nasab, menjaga kehormatan, dan norma-norma agama. Perbuatan dosa ini bahkan dapat memicu terjadinya perbuatan dosa yang lain.

Buku ini mengulas tentang zina, faktor-faktor yang menyebabkan manusia terjerumus ke dalamnya, serta dampak yang ditimbulkannya. Bahwa zina membawa kehancuran hidup dan kefakiran kepada pelakunya di dunia. Sedangkan di akhirat nanti, zina mengakibatkan siksaan, kehinaan, azab yang pedih, dan keabadian di neraka, meskipun pelakunya sudah bertobat dan beramal saleh di dunia.

Penulisnya –Ibnul Qayyim—juga melengkapi uraiannya dengan perbuatan-perbuatan keji lainnya yang terkait dengan zina. Tidak hanya sampai disitu, beliau pun menjabarkan sanksi hukum (hadd) syariat terhadap pelakunya, dan terapi yang dapat meyembuhkan pelakunya dari kebiasaan melakukan perbuatan-perbuatan keji itu.

Dengan membaca karya ini, kita diajak untuk waspada terhadap segala bentuk pemicu yang dapat menggiring manusia mendekati perzinaan dan perbuatan keji lainnya. Sehingga, kita dapat menjaga diri, kehormatan, keluarga beserta masyarakat sesuai dengan norma dan ajaran Islam.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai “spesialis penyakit hati (the scholar of the heart).” Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritikannya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Stop Maksiat Sebelum Terlambat
ISBN : 978-979-1303-64-4
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Stop Maksiat Sebelum Terlambat
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Tahukah kita bahwa perbuatan maksiat itu dapat memperpendek usia? Selain itu, maksiat juga menyebabkan kesulitan hidup, menutup pintu rezki, menumbuhkan perasaan gelisah dalam diri pelakunya, menumpulkan kemampuan berpikir, dan membahayakan manusia di dunia dan di akhirat. Meski hanya Allah yang mengetahui akibat dan pengaruhnya secara pasti, namun demikian dampak maksiat dapat dirasakan oleh pelakunya maupun oleh orang-orang di sekitarnya.

Dengan mengacu pada dalil-dalil al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan nasihat para ulama yang saleh, buku ini memerinci dampak dan akibat perbuatan maksiat terhadap pelakunya dan lingkungannya. Penulisnya menjelaskan, maksiat yang dilakukan terus menerus akan meninggalkan noda dan kerak pada hati pelakunya. Jika dibiarkan, noda dan kerak itu akan semakin tebal dan sulit dihilangkan.

Melalui buku ini, kita tidak hanya dapat mengetahui pelbagai macam dampak maksiat dalam kehidupan, namun juga mengingatkan kita untuk menghindari perbuatan dosa, serta menyadarkan kita untuk selalu dekat dengan-Nya. Sehingga, kehidupan maupun jiwa kita pun tenang, tenteram, dan bahagia di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritiknya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Tamasya Ke Surga
ISBN : 978-979-1303-57-6
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tamasya Ke Surga
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Surga adalah sebuah negeri indah nun jauh di akhirat yang sangat didambakan oleh setiap hamba yang beriman. Sebagai bagian dari iman kepada perkara yang gaib, setiap Mukmin pun wajib mengimaninya. Akan tetapi, sebagai perkara yang gaib, tak ada seorang manusia pun yang mengetahui hakikat surga secara pasti. Hanya Allah s.w.t. yang mengetahuinya.

Melalui buku ini, Ibnul Qayyim al-Jauziyyah—penulisnya—mengajak para pembaca bertamasya sejenak berkeliling surga, dengan berpedoman pada ayat-ayat al-Quran, nash-nash hadis, serta riwayat-riwayat yang sahih. Di sini, surga digambarkan secara ringkas namun terperinci, mulai dari jumlah pintunya, tingkatan-tingkatannya, keindahan bangunan-bangunannya, siapa saja yang berhak mendapatkannya, hingga nikmat apa saja yang dilimpahkan Allah s.w.t. di sana. Paparan buku ini sangat hidup, seakan para pembaca melihat surga seisinya secara langsung.

Bahwa janji Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh untuk memasukkan mereka ke dalam surga adalah benar. Dengan membaca karya ini, para pembaca tak hanya akan memperoleh gambaran tentang surga, namun juga dapat memperteguh iman kepada Allah s.w.t. serta meningkatkan kualitas ibadah dan takwa kepada-Nya, untuk meraih surga yang dijanjikan-Nya.


Surga yang Allah Janjikan
ISBN : 978-979-1303-58-3
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Surga yang Allah Janjikan
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Gambaran keindahan surga berikut segala nikmatnya yang disediakan Allah s.w.t. bagi para penghuninya, dilengkapi dengan penjelasan mengenai awal penciptaan surga, nama-namanya, tingkatan-tingkatannya, siapa saja yang berhak mendapatkannya, dan keadaan para penghuninya, berdasarkan dalil-dalil al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan riwayat-riwayat sahih.

Jika mendengar kata "surga", berbagai gambaran kenikmatan dan keindahan pasti akan segera terlintas dalam benak kita. Walaupun sesungguhnya, keindahan dan kenikmatan surga itu melebihi apa yang pernah didengar telinga, dilihat mata, dan dibayangkan benak manusia.

Tahukah kita, bahwa yang menjadi atap surga dan sekaligus meneranginya adalah 'Arsy (singgasana Allah)? Selain itu, surga juga memiliki bangunan-bangunan yang dindingnya terbuat dari emas dan perak, semennya terbuat dari minyak kesturi, dan kerikilnya terbuat dari yaqut dan mutiara. Kemah-kemah surga pun tak kalah indahnya. Terbuat dari mutiara berlubang dengan diameter 60 mil, dan terletak di taman-taman surga dengan sungai-sungai yang mengalirkan saripati madu murni, arak yang tidak memabukkan, dan susu murni.

Keindahan surga yang sangat luar biasa itu pun masih ditambah lagi dengan curahan pelbagai macam nikmat kepada para penghuninya. Di antaranya, mereka dapat menikmati buah-buahan surga yang dahannya rendah hingga mudah dipetik, buah terkecilnya sebesar labu, dan rasanya menghimpun seluruh rasa buah di dunia. Tiap kali buah-buahan surga dipetik, seketika itu juga di atas tangkai yang sama muncullah buah-buahan baru yang berbeda bentuk, warna, dan citarasa, menggantikan buah-buahan yang dipetik sebelumnya.

Mereka juga didampingi oleh istri-istri, yang terdiri dari istri mereka saat di dunia dan 70 bidadari yang cantik dan bermata indah. Istri-istri ini tak membosankan dipandang, selalu setia, patuh, dan siap melayani. Para penghuni surga juga istri-istri mereka ini tak kan pernah menua. "Tak ada nenek-nenek di surga," demikian sabda Rasulullah s.a.w. Semuanya hidup abadi dalam usia 30 tahun, dengan segala kebugaran, ketampanan, dan kecantikan yang tak kan pernah pupus. Masing-masing mengenakan pakaian dari sutera terindah yang tak pernah lusuh, dengan perhiasan mutu manikam yang tak ternilai. Mereka juga dikelilingi oleh paling sedikitnya 10.000 pelayan dengan tugas berbeda-beda yang selalu siap berkhidmat untuk mereka.

Puncak dari segala nikmat dan keindahan yang diterima para penghuni surga nanti adalah bertemu langsung dengan Sang Khaliq, Allah s.w.t. Mereka dapat melihat Zat Allah kapan saja mereka mau dengan kehendak-Nya. Tiap kali usai menghadap Allah s.w.t., wajah dan penampilan mereka pun kian bertambah rupawan dan elok dipandang.

Masih banyak lagi gambaran keindahan dan nikmat surga yang dipaparkan dalam buku ini. Semuanya dilukiskan dengan sangat menawan berdasarkan pada keterangan al-Qur`an dan hadis Rasulullah s.a.w. serta riwayat yang sahih. Buku ini akan memantapkan iman kita kepada Allah s.w.t. sekaligus mendorong jiwa kita untuk meningkatkan amal ibadah demi meraih ridha-Nya dan mendapatkan surga yang dijanjikan-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


 Kado Pernikahan
ISBN : 978-979-1303-59-0
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Kado Pernikahan
Tuntunan dalam mempersiapkan pernikahan Islami dan membina keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah sesuai petunjuk al-Qur`an dan sunnah Nabi s.a.w.
Syaikh Mahmud Mahdi al-Istanbuli

Pernikahan adalah ibadah yang sangat sakral. Namun, masih banyak di antara kita yang belum mengetahui dan memahami seluk beluknya. Padahal, tanpa pemahaman yang benar, bahtera pernikahan akan berjalan tidak sesuai dengan apa yang diidamkan, bahkan bisa berakibat kepada kehancuran mahligai rumah tangga.

Buku ini mengulas secara terperinci segala hal yang harus dipahami dan diketahui, baik menjelang maupun sesudah pernikahan. Dimulai dari pembinaan akhlak generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas pra nikah, memilih pasangan, pendidikan seks Islami, penyelesaian problematika dalam rumah tangga, hingga pendidikan anak. Seluruh persoalan itu dijelaskan secara detil namun ringkas dengan merujuk pada dalil-dalil al-Qur`an dan sunnah Nabi s.a.w.

Penulisnya—yang merupakan murid langsung dari Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani—tidak hanya memaparkan dan mengupas dalil-dalil tentang pernikahan dan kehidupan berumah tangga, namun juga mengajukan fakta dan kasus yang sering terjadi dalam pembinaan keluarga dewasa ini. Sehingga, karya ini sangat layak dijadikan rujukan bagi setiap muslim dan muslimah yang hendak dan sedang mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga, demi terwujudnya keluarga yang mawaddah, sakinah, wa rahmah. Selamat membaca.

Syaikh Mahmud Mahdi al-Istanbuli

Lahir di Damaskus, Suriah, pada 1327 H. Belajar hadis secara langsung dari Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, dan mengadopsi metode sang guru dalam penelitian dan takhrij hadis. Karenanya, tidak mengherankan apabila gaya dan metode penulisan kedua ulama besar ini sangat mirip.

Selain aktif berdakwah, mendidik, dan mengajar hadis, ulama yang wafat pada tahun 1420 H ini juga produktif dalam menulis. Buku-bukunya diterima dengan sangat baik dan luas oleh kaum Muslimin di seluruh dunia. Tuhfatul Arusy yang terjemahannya berada di tangan pembaca ini adalah masterpiece dari puluhan judul karya tulisnya, yang semuanya juga sudah dibukukan.


 Misteri Potensi Gaib Manusia
ISBN : 978-979-1303-56-9
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Misteri Potensi Gaib Manusia
Kajian analitis tentang roh, jiwa, akal, dan qarîn dari sudut pandang agama Islam dan ilmu pengetahuan modern
Prof. Dr. Ahmad Syauqi Ibrahim

Manusia adalah makhluk Allah yang paling mulia dan sempurna. Selain dibekali dengan kemampuan fisik, manusia juga memiliki potensi non fisik berupa roh, jiwa, akal, dan qarîn. Keempat potensi non fisik inilah yang membedakan manusia dari makhluk-makhluk lainnya.

Seluruh potensi non fisik tersebut bersifat gaib. Tak ada seorang manusia pun yang mengetahui hakikatnya secara pasti. Manusia hanya dapat mempelajarinya lewat petunjuk wahyu, baik yang berupa ayat-ayat al-Qur`an maupun pewartaan hadis Rasulullah s.a.w.

Buku ini membedah seluruh potensi gaib yang dimiliki manusia, dengan analisis yang didasarkan pada dalil-dalil syariat yang dipadu dengan tinjauan ilmiah. Pertanyaan-pertanyaan seperti apakah roh sama dengan nyawa, di manakah roh ketika manusia menghadap Sang Pencipta, apakah jiwa tetap hidup setelah kematian raga, apa yang dimaksud dengan qarîn serta hubungannya dengan manusia, dan apakah qarîn menyertai manusia di dunia saja, hingga persoalan tentang reinkarnasi dikupas secara terperinci.

Karya ini menyajikan jawaban dari semua teka-teki yang selama ini berkecamuk dalam pikiran kita, sekaligus mematahkan mitos dan keyakinan yang salah tentang roh, jiwa, akal, dan qarîn. Dengan membacanya, kita tidak hanya memperoleh pemahaman yang utuh mengenai potensi-potensi gaib manusia, namun juga dapat mempertebal iman kita kepada kemahakuasaan Allah s.w.t.


Tobat dan Inabah
ISBN : 978-979-1303-60-6
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Tobat dan Inabah
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Mengungkap rahasia dan makna tobat berdasarkan pada keterangan dalil-dalil al-Qur`an dan sunnah yang sahih, dilengkapi penjelasan tentang jenis-jenis dan tingkatan-tingkatan dosa, beserta tata cara melakukan tobat dari dosa-dosa itu dan menggapai maqam inabah.

Tobat adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah s.w.t. Artinya, ia harus menjauhi jalan para pelaku dosa dan maksiat, dan kembali menempuh ketaatan kepada Allah s.w.t. Dalam upaya melakukan tobat tersebut, diperlukan syarat-syarat khusus agar tobat diterima oleh Allah dan maqam inabah (kembali tunduk kepada Allah) tercapai.

Tobat dan Inabah adalah literatur klasik terlengkap tentang tobat dan inabah yang disarikan dari dalil-dalil al-Qur`an, sunnah Rasulullah s.a.w., dan nasihat para ulama salaf yang saleh. Di dalamnya dijelaskan makna tobat dan inabah, pengertian dan hakikat tobat nasuha, syarat-syaratnya, hingga tanda-tanda seseorang sudah mencapai maqam inabah. Bahkan, penulisnya--Imam Ibnul Qayyim--melengkapi kajiannya dengan paparan yang rinci mengenai jenis-jenis dosa, dan cara tobat dari setiap jenis dosa beserta rahasia di balik masing-masing cara tobat tersebut. Misalnya, bagaimana cara tobat orang yang melakukan ghashab (memakai hak orang lain tanpa izin)? Mengapa qishaash (sanksi hukum yang setimpal dengan pelanggaran yang dilakukan) digariskan oleh syariat sebagai sarana pertobatan dari dosa membunuh?

Buku ini tak hanya memberikan kita pengetahuan tentang tobat dan inabah, namun juga menuntun kita untuk dapat membawa diri kita menghindari dosa dan maksiat serta melakukan tobat dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Dengan membaca dan mempraktikkan tuntunannya, kita pun akan menjadi pribadi-pribadi bertakwa yang selalu berada di jalan yang digariskan-Nya, dan meraih ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M - 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Raudhatul Muhibbin
ISBN : 978-979-1303-55-2
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Raudhatul Muhibbîn
Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Memahami makna, hakikat, dan tingkatan-tingkatan cinta menurut ajaran Islam, sebagai jalan penyucian jiwa dan penyelamat dari hawa nafsu, untuk menggapai ridha dan cinta Allah s.w.t. serta meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Manusia diciptakan memiliki hati sehingga bisa mencintai. Namun, pada saat yang sama, ia juga tak bisa lepas dari hawa nafsu. Hampir mustahil bagi manusia untuk membebaskan diri sepenuhnya dari hawa nafsu. Oleh karena itu, Allah s.w.t. melengkapi hati dengan fitrah (potensi untuk mengenal-Nya) agar manusia tidak dikendalikan hawa nafsu. Dengan fitrah, selain bisa mengenal Allah, manusia dapat menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Buku ini berbicara tentang cinta sebagai sesuatu yang fitri dalam diri manusia. Cinta tak mungkin disembunyikan, tapi harus diungkapkan. Cinta kepada harta tak mungkin dikekang, tetapi mesti diungkapkan melalui usaha dan kerja yang halal. Cinta kepada kekuasaan juga tak mungkin dihilangkan, namun mesti diungkapkan melalui sikap adil. Cinta kepada lawan jenis pun tak bisa dikesampingkan, tetapi harus diungkapkan melalui pernikahan yang halal.

Buku ini menunjukkan bagaimana cara mengungkapkan cinta dan mengendalikan hawa nafsu dengan fitrah sesuai petunjuk-Nya. Sehingga, cinta itu tidak berubah menjadi cinta terlarang, dan akan membawa manusia kepada puncak cinta tertinggi, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.


Mengungkap Rahasia Iblis
ISBN : 978-979-1303-52-1
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Mengungkap Rahasia Iblis
Muhammad Abduh Mughawiri

Mengenal Iblis lebih dalam melalui dialog-dialog yang pernah dilakukannya dengan para nabi, rasul, dan wali Allah, berdasarkan keterangan hadis dan riwayat sahih.

Siapakah Iblis itu? Bagaimana asal-usulnya? Samakah Iblis dengan setan? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini masih sering menggantung dalam benak sebagian besar kita. Padahal, Iblis adalah musuh utama manusia. Bagaimana kita dapat menghadapi musuh utama kita kalau kita sendiri tak mengenal siapa dia?

Buku ini memberikan jawabannya melalui pemaparan riwayat tentang pertemuan dan dialog antara Iblis dengan para nabi, rasul, maupun wali Allah yang saleh. Dari dialog-dialog inilah terungkap jati diri, tugas, berbagai tipu daya, hingga balatentara Iblis. Dalam dialog-dialog itu pula, Iblis di antaranya membeberkan rahasia untuk selamat dari jeratan tipu dayanya. Salah satunya—yang sering dianggap sepele oleh kebanyakan orang—adalah menghindari makan yang berlebihan. Tak hanya itu, Iblis menjelaskan juga mengapa orang berilmu lebih ia takuti ketimbang orang yang rajin beribadah, dan strategi apa yang khusus ia siapkan untuk menjerat umat Nabi Muhammad s.a.w. ke dalam dosa?

Karya ini mengacu kepada keterangan dalil al-Qur`an, hadis Nabi, dan riwayat-riwayat yang sahih. Dengan membaca buku ini, kita akan mengetahui lebih banyak lagi tentang Iblis. Sehingga, kita dapat lebih waspada terhadap tipu daya musuh abadi umat manusia ini, dan meningkatkan kualitas iman kita agar terlindung darinya.


Bekal Menggapai Kematian yang Husnul Khatimah
ISBN : 978-979-1303-50-7
Ukuran : 13,5 x 20,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Bekal Menggapai Kematian yang Husnul Khatimah
Syaikh Majdi Muhammad asy-Syahawi

Gambaran kematian dan kedahsyatan sakaratul maut sebagai nasihat untuk selalu mengingatnya, agar menjadi hamba Allah yang lebih bertakwa, memiliki bekal untuk menyambutnya, dan meraih husnul khatimah.

Buku ini mengingatkan kita pada kematian, melukiskan kedahsyatan sakaratul maut, dan menjelaskan ciri-ciri husnul khatimah serta persiapan untuk menghadapinya. Pemaparannya mengacu pada riwayat-riwayat yang otentik berupa hadis Nabi, wasiat para sahabat, nasihat para ulama, serta kisah-kisah generasi salaf yang saleh saat menjelang kematian

Bekal Menggapai Kematian yang Husnul Khatimah adalah literatur yang mengungkap misteri kematian, dan memuat hikmah-hikmah berharga yang dapat dipetik dari kematian itu sendiri. Ditulis oleh Syaikh Majdi Muhammad asy-Syahawi, seorang ulama kontemporer asal Mesir yang terkenal sebagai salah satu benteng mazhab as-salaf ash-shâlih di negerinya.

Karya ini akan mengantar kita melakukan evaluasi diri (muhâsabah an-nafs) dengan selalu mengingat kematian, dan menggugah kesadaran moral-spiritual para pembaca sebagai hamba Allah untuk siap menghadapinya serta meraih husnul khatimah.

Syaikh Majdi Muhammad asy-Syahawi

Dilahirkan di Mesir pada tahun 1963 di tengah-tengah keluarga kecil yang sederhana di sebuah desa kecil di Provinsi Dimyath. Sempat mengajar sejenak di almamaternya, Universitas Manshurah, selepas dari pendidikan formalnya pada tahun 1983. Namun, didorong oleh kecintaannya kepada agama, ia pun berhenti mengajar untuk berdakwah dan menulis.

Karya-karyanya sudah mencapai lebih dari 100 judul, baik berupa karya tulis maupun karya tahqîq (penelitian) atas naskah-naskah klasik. Buku-bukunya banyak membahas tentang muhâsabah an-nafs, akhlak, alam gaib, alam barzakh, prahara Hari Kiamat, surga dan neraka, serta kematian.


Kiamat Sudah Dekat?
ISBN : 978-979-1303-51-4
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Kiamat Sudah Dekat?
Dr. Muhammad al-'Areifi

Mengungkap misteri Kiamat dengan memahami tanda-tandanya yang sudah dijelaskan al-Qur`an, hadis, dan riwayat sahih, berikut kaitannya dengan pelbagai fenomena alam dan peristiwa kehidupan yang pernah dan sedang terjadi di dunia ini. Dilengkapi dengan pemaparan bukti-bukti ilmiah berupa foto, peta, serta fakta historis yang valid.

Hari Kiamat adalah rahasia Allah s.w.t. Al-Qur`an dan hadis hanya menyampaikan informasi mengenai tanda-tandanya, tanpa menyebutkan waktunya, sebagai isyarat akan dekatnya akhir dunia. Hanya saja, kita seringkali tidak menyadari isyarat-isyarat kehidupan yang menjadi tanda dekatnya Kiamat itu. Sebut saja misalnya kemunculan nabi-nabi palsu. Tanda Kiamat ini sudah disinyalir oleh Rasulullah s.a.w. 13 abad silam dalam hadis tentang kemunculan 30 orang pendusta besar yang mengaku sebagai nabi. Salah satunya adalah Mirza Ghulam Ahmad al-Qadiyani yang muncul di India pada awal abad ke-20. Hingga kini, ajaran dan pengaruhnya masih tertanam kuat dalam diri para pengikutnya.

Detil tanda-tanda Kiamat yang belum terjadi dan masih menjadi misteri pun masih belum banyak kita ketahui. Salah satu contohnya adalah kemunculan Dajjal. Buku ini mengungkap, bahwa saat ini Dajjal sudah berada di satu tempat terpencil yang hanya diketahui oleh Allah s.w.t. Informasi keberadaan Dajjal ini disebutkan oleh sebuah hadis tentang Tamim ad-Dari—sahabat Nabi yang berprofesi sebagai pelaut—, ketika kapalnya terdampar akibat badai di sebuah pulau antah berantah di tengah samudera. Di pulau inilah, Tamim ad-Dari bertemu dan berdialog langsung dengan Dajjal, yang sampai detik ini masih terkurung di sana, hingga Allah s.w.t. melepaskannya pada saatnya nanti.

Dan tahukah kita, bahwa Bâb al-Ludd (Gerbang Ludd)—tempat terbunuhnya Dajjal nanti di tangan Nabi Isa a.s.—sudah dijadikan pangkalan militer oleh Yahudi-Israel? Apa kepentingan Israel di sini? Dalam tradisi agama Yahudi, Dajjal adalah mesiah sang juru selamat, yang akan memimpin perang bangsa Yahudi melawan kaum Muslimin. Karena itu, tak mengherankan jika nanti yang menjadi pasukan Dajjal adalah orang-orang Yahudi.

Masih banyak hal-hal menarik lain terkait tanda-tanda Kiamat yang diungkap di sini. Kekuatan buku ini terletak pada ulasannya yang selalu dikaitkan dengan beragam fakta dan peristiwa di dunia. Penulisnya memberikan kaidah-kaidah khusus sebagai pedoman dalam mengaitkan pelbagai fenomena alam dan peristiwa kehidupan yang pernah dan sedang terjadi dengan tanda-tanda Kiamat. Sehingga, buku ini akan membawa kita dapat lebih memahami isyarat-isyarat kehidupan yang menjadi tanda dekatnya Kiamat, sekaligus menjawab semua isu kontroversial tentang Hari Kiamat itu sendiri.

Dr. Muhammad al-'Areifi

Bernama lengkap Muhammad ibn Abdirrahman al-‘Areifi. Lahir pada tahun 1390 H/1970 M. Meraih gelar doktor di bidang akidah dan perbandingan mazhab kontemporer dengan yudisium Summa Cum Laude pada tahun 1421 H. Selain mengajar di almamaternya—King Saud University, Riyadh—, dosen yang juga dai ternama ini sangat produktif menulis.

Sudah lebih dari 500 ceramah yang ia sampaikan di kancah dakwah internasional dalam 8 tahun terakhir ini. Puluhan karya pun sudah ia ciptakan, dan semuanya sudah dibukukan. Buku-bukunya dalam tempo rata-rata 1 tahun terjual menembus angka 1 juta eksemplar.


Bekal Pernikahan
ISBN : 978-979-1303-48-4
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Bekal Pernikahan
Syaikh Mahmud al-Mashri

Tuntunan untuk mempersiapkan pernikahan Islami berdasarkan petunjuk-petunjuk al-Qur`an dan sunnah Rasulullah s.a.w. untuk mencapai keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, yang menjadi dambaan setiap muslim dan muslimah.

Buku ini berbicara tentang persiapan, tata cara, dan aturan agama yang harus ditempuh menjelang pernikahan, mulai dari kiat memilih pasangan, mengajukan khithbah (lamaran), hingga cara mempersiapkan dan menggelar resepsi pernikahan (walimatul ‘ursy) secara Islami. Dengan merujuk pada dalil-dalil al-Qur`an, petunjuk Nabi s.a.w., dan pendapat fuqaha empat mazhab, penulisnya menjelaskan semua persoalan itu secara detil dan lengkap.

Bekal Pernikahan, adalah karya kontemporer terlengkap pertama yang secara khusus membahas seluk beluk hukum dan permasalahan pra-pernikahan secara utuh dan menyeluruh. Ditulis oleh Syaikh Mahmud al-Mashri, seorang ulama asal Mesir yang kapasitas keilmuannya diakui di dunia Islam, dan dihormati sebagai pembela ajaran dan tradisi as-salaf ash-shâlih.

Isi buku ini lengkap, aktual, dan faktual, serta jauh dari perdebatan fikih antar mazhab. Sehingga, karya ini sangat layak dijadikan rujukan bagi setiap muslim dan muslimah yang hendak mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga, serta siapa saja yang ingin mendalami hukum, aturan, dan tata cara pernikahan dalam Islam.

Syaikh Mahmud al-Mashri

Lahir di Mesir, sekitar 30-an tahun yang lalu. Meski terbilang muda, dai yang produktif menulis ini sudah menyandang gelar syaikh karena kepakaran dan keluasan ilmu agamanya. Berguru ilmu-ilmu agama kepada para syaikh al-Azhar di Mesir dan para ulama di Arab Saudi. Selain hafal al-Qur`an, Shahîh al-Bukhâri dan Shahîh Muslim, ulama kontemporer ini sangat menguasai ilmu fikih, hadis, tafsir, balaghah, dan akhlak.

“Ajarkanlah segala sesuatu dengan santun penuh kasih sayang, dan sampaikanlah dengan bahasa yang mudah,” demikian falsafah dakwahnya. Prinsip inilah yang membuat karya-karyanya—yang hingga kini mencapai lebih dari 86 judul buku—maupun ceramah-ceramahnya diterima dengan baik dan tangan terbuka oleh kaum Muslimin di seluruh dunia.


Perkawinan Idaman
ISBN : 978-979-1303-47-7
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Perkawinan Idaman
Syaikh Mahmud al-Mashri

Tuntunan dalam membina perkawinan yang bahagia dan membentuk rumah tangga idaman, untuk mewujudkan keluarga Islami yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, berdasarkan petunjuk al-Qur`an dan sunnah Nabi demi meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Keluarga bahagia yang sakinah dan religius adalah dambaan setiap pasangan suami-istri. Buku ini memberikan panduan secara rinci untuk mewujudkannya, mulai dari cara membahagiakan pasangan, tip mengatasi problem rumah tangga, hingga kiat mendidik dan membesarkan anak secara Islami. Semua tuntunan itu dijelaskan buku ini dengan merujuk pada ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Perkawinan Idaman, adalah literatur kontemporer terlengkap pertama tentang prinsip-prinsip pembinaan keluarga secara Islami. Ditulis oleh Syaikh Mahmud al-Mashri, seorang ulama besar asal Mesir yang produktif dalam menulis, aktif dalam berdakwah, serta dipandang sebagai tokoh penegak ajaran dan tradisi as-salaf ash-shâlih.

Dengan gaya tutur yang sederhana, padat, dan meneduhkan, karya ini menjelaskan semua persoalan yang biasa dihadapi suami-istri dalam membina rumah tangga. Sehingga, karya ini sangat penting untuk dibaca oleh mereka yang ingin meraih sakinah dalam keluarga, berhasil dalam menjalani bahtera kehidupan rumah tangga, dan memiliki keluarga idaman yang bahagia di bawah naungan ajaran Islam.

Syaikh Mahmud al-Mashri

Dilahirkan di Mesir, sekitar 30-an tahun yang lalu. Meski terbilang muda, dai yang produktif menulis ini sudah menyandang gelar syaikh karena kepakaran dan kedalaman ilmu agamanya. Berguru ilmu-ilmu agama kepada para syaikh al-Azhar di Mesir dan para ulama di Arab Saudi. Selain hafal al-Qur`an, Shahîh al-Bukhâri dan Shahîh Muslim, ulama kontemporer ini sangat menguasai ilmu fikih, hadis, tafsir, balaghah, dan akhlak.

“Ajarkan segala sesuatu dengan santun penuh kasih sayang, dan sampaikanlah dengan bahasa yang mudah,” demikian falsafah dakwahnya. Dengan filosofi ini, karya-karyanya—yang hingga kini mencapai 86 judul buku—maupun ceramah yang disampaikannya diterima dengan baik dan tangan terbuka oleh kaum Muslimin di seluruh dunia.


Uddatush Shabirin
ISBN : 978-979-1303-45-3
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

‘Uddatush Shâbirîn
Bekal untuk Orang-orang yang Sabar
Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Tuntunan bagi setiap muslim untuk dapat menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran dan rasa syukur, yang dipetik dari petunjuk al-Qur`an, sunnah Nabi, dan kehidupan para ulama salaf, agar meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Buku ini memberikan tuntunan bagi kita untuk dapat menjalani hidup dengan penuh kesabaran dan rasa syukur. Dengan mengacu pada dalil-dalil dari al-Qur`an, sunnah Nabi, dan hikmah dari kehidupan para ulama salaf, penulisnya memerinci langkah-langkah untuk menjadi seorang hamba Allah yang shabûr (banyak bersabar) dan syakûr (pandai bersyukur), demi meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

‘Uddatush Shâbirîn, adalah karya yang secara khusus membahas konsep tentang sabar dan syukur dalam tataran praktis, serta menunjukkan bagaimana kedua nilai spiritual ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ditulis oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, seorang cendekiawan Muslim ternama yang karya-karyanya sangat berpengaruh terhadap perkembangan wacana dan pemikiran keagamaan di dunia Islam hingga kini.

Meski ditulis lebih dari 6 abad silam, buku ini masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Terjemahannya ke dalam pelbagai bahasa dunia menunjukkan bahwa karya imam besar ini banyak dikaji dan dijadikan rujukan, terutama dalam bidang pembinaan akhlak dan penyucian jiwa.


Bustan al-Waidzhin
ISBN : 978-979-1303-42-2
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Bustân al-Wâ’izhîn
Suluh Penyucian Jiwa
Ibnul Jauzi

Bimbingan ruhani berupa nasihat dan hikayat yang bersumber dari dalil-dalil al-Qur`an, hadis Nabi, kisah-kisah para sahabat dan as-salafush shâlih, serta petuah para ulama tentang penyucian jiwa dalam rangka mencari ridha Allah s.w.t.

Bustân al-Wâ’izhîn adalah literatur klasik yang berisi bimbingan untuk selalu mengingat Allah, menggapai ridha-Nya dan meraih kebahagiaan di akhirat. Karya ini tak hanya memperingatkan manusia tentang tipu daya setan, namun juga menggambarkan pedihnya kematian, suasana alam kubur, prahara Hari Kiamat, situasi Padang Mahsyar, kondisi surga, neraka, dan titian (ash-shirâth).

Ditulis oleh Ibnul Jauzi, seorang cendekiawan Muslim ternama asal Baghdad yang menguasai pelbagai disiplin ilmu Islam di masanya. Hingga kini, warisan intelektulnya masih banyak dikaji dan dijadikan rujukan utama dalam kajian-kajian keislaman.

Dengan buku ini, kita akan dituntun untuk menjadi seorang Muslim yang ikhlas, saleh, dan bertakwa, serta mengetahui kekurangan diri di hadapan-Nya. Sehingga, kesadaran jiwa kita pun akan tergugah untuk selalu berusaha meraih ridha-Nya. Sebab dengan ridha-Nya, seorang hamba akan mendapatkan buah berupa pahala dari amalnya, dan merengkuh kebahagiaan akhirat.

Ibnul Jauzi (510 H – 597 H)

Bernama lengkap Jamaluddin Abu al-Faraj Abdurrahman ibn Ali ibn Muhammad ibn Ali ibn Ubaidillah ibn Abdillah ibn Hamadi ibn Ahmad ibn Muhammad ibn Ja’far al-Bakri at-Taimi al-Qurasyi. Nama al-Jauzi sendiri dinisbatkan kepada kakeknya yang bernama Ja’far al-Jauzi. Selain hafal al-Qur`an sejak usia belia, imam besar ini juga hafal seluruh isi kitab Musnad Imâm Ahmad, Thabaqât Ibn Sa’ad, empat kitab Sunan, serta Shahîh Bukhâri dan Shahîh Muslim. Kegemarannya mendengar nasihat-nasihat para ulama sangat memengaruhi kehidupan dan karya-karyanya.

Wafat pada 13 Ramadhan 597 H, dan meninggalkan lebih dari 139 karya intelektual dan keagamaan. Salah satunya adalah Bustân al-Wâ’izhîn: Suluh Penyucian Jiwa, yang saat ini ada di tangan pembaca.


Risalah al-Mustarsyidin
ISBN : 978-979-1303-46-0
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-1
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Risâlah al-Mustarsyidîn
Tuntunan bagi Para Pencari Petunjuk
Al-Harits al-Muhasibi

Metode penyucian jiwa (tazkiyat an-nafs) yang disarikan dari ayat-ayat suci al-Qur`an, hadis Nabi, serta pesan-pesan para sahabat dan as-salaf ash-shâlih. Diperkaya dengan renungan keagamaan tentang perbaikan diri (muhâsabat an-nafs), pembangunan moral, dan pembinaan akhlak untuk dapat menjalani kehidupan secara lebih baik.

Buku ini menunjukkan jalan kepada kita untuk melakukan muhasabah diri dan membersihkan segala bentuk noda yang biasa mengotori jiwa dan kalbu. Penulisnya tak hanya menguraikan aspek teoritis tentang penyucian jiwa, namun juga membedah aspek praktis dari petunjuk-petunjuk Islam tentang pembangunan moral manusia untuk dapat menjadi pribadi yang bermartabat dan bertanggungjawab. Pendekatan dan metode penulisan seperti inilah yang menjadi kekuatan paling menonjol dari buku ini, sekaligus membedakannya dari karya-karya bertema sejenis.

Risâlah al-Mustarsyidîn, adalah literatur klasik paling dini yang menjabarkan prinsip-prinsip fundamental Islam tentang moral, akhlak, dan penyucian jiwa. Ditulis oleh Imam Abu Abdillah al-Harits al-Muhasibi, seorang sufi besar, guru al-Junaid al-Baghdadi, dan salah satu figur intelektual Muslim terpenting di masanya yang telah memberikan kontribusi besar pada pengembangan ilmu akhlak-tasawuf.

Dirangkai dalam untaian hikmah yang dipetik dari ayat-ayat al-Qur`an, hadis Nabi, petuah bijak para sahabat, maupun hasil perenungan keagamaan penulisnya, karya ini sarat makna dan menggugah kesadaran moral pembacanya. Sehingga, karya ini diterima luas, sekali pun oleh mereka yang belum pernah mengkaji tasawuf Islam.

Edisi bahasa Arab buku ini sudah dicetak puluhan kali, dan menjadi bacaan wajib di sejumlah perguruan tinggi Islam di beberapa negara Arab-Islam. Bahkan, risalah ini menjadi rujukan pokok bagi para peminat kajian moral-spiritual di Barat, dan pada tahun 2009 meraih penghargaan sebagai Award-Winning Finalist buku terbaik bidang spiritualisme dari USA Book News.

Al-Harits al-Muhasibi (165 H/781 M - 243 H/857 M)

Bernama lengkap Abu Abdillah al-Harits ibn Asad. Lahir pada sekitar tahun 165 H di Bashrah, dan wafat pada tahun 243 H di Baghdad. Terkenal tak hanya sebagai seorang sufi yang zahid dan ahli ibadah yang saleh, namun juga sebagai pakar fikih, ushul fikih, hadis, dan ilmu kalam. Biasa menghabiskan waktu untuk menulis, merenung, dan melakukan introspeksi diri. Karena kebiasaannya yang terakhir ini, ia mendapat julukan al-Muhâsibi (yang selalu melakukan muhasabah diri).

Mentor al-Junaid al-Baghdadi ini berperan besar dalam meletakkan fondasi ilmu tasawuf-sunni. Pemikirannya pun meninggalkan pengaruh sangat kuat dalam diri para ulama tasawuf jauh sepeninggalnya, khususnya terlihat pada corak ajaran akhlak-tasawuf yang dikembangkan Hujjat al-Islâm Imam al-Ghazali.


Jilbabku Pesonaku
ISBN : 978-979-1303-49-1
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Jenis : Soft Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Panduan Islam
: Beli

Jilbabku Pesonaku
Dr. Muhammad Fahd ats-Tsuwaini

Memberikan nilai lebih pada kecantikan, kepribadian, serta ketaatan dengan berjilbab sesuai ajaran syariat, agar identitas sebagai muslimah lebih terjaga dan kehormatan sebagai wanita lebih terlindungi.

Buku ini menunjukkan bahwa jilbab bukan sekadar busana penutup aurat. Dengan berjilbab, seorang muslimah tak hanya mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya, namun juga dapat menambah kecantikan dan citra positif dirinya. Jilbab membuatnya akan semakin dihormati karena ia menghormati dirinya, dan disegani karena ia menghargai dirinya.

Jilbabku Pesonaku, tak melulu berbicara tentang kewajiban berjilbab, tetapi juga menuntun para remaja dan wanita muslimah untuk meningkatkan kualitas pribadi mereka dengan berjilbab secara syar'i. Penulisnya, Dr. Muhammad Fahd ats-Tsuwaini, adalah seorang akademisi sekaligus praktisi pendidikan Islam yang sudah banyak menghasilkan banyak karya, mulai dari buku hingga rekaman audio maupun video tentang pendidikan dan akhlak.

Dikemas dalam gaya bahasa populer yang komunikatif, buku ini sangat inspiratif dan mendidik. Penulisannya pun jauh dari kesan menggurui. Karenanya, setiap remaja dan wanita muslimah yang ingin memberikan nilai lebih pada kecantikan, kepribadian, kehormatan, dan akhlak mereka, harus memiliki dan membacanya.

Dr. Muhammad Fahd ats-Tsuwaini

Pakar dan praktisi pendidikan asal Kuwait ini meraih gelar doktornya pada tahun 1991 di Boston, AS. Selain produktif menulis, ia juga aktif di pelbagai organisasi sosial yang menangani persoalan anak dan remaja di negerinya. Latar belakang akademisnya yang modern, dipadu dengan pemamahannya yang mendalam akan ajaran Islam tentang pendidikan, menjadikan karya-karyanya terasa menyejukkan dan tidak kering.

Hampir seluruh karyanya—yang tak hanya berbentuk buku, namun juga berupa rekaman audio dan video—berbicara tentang pendidikan anak, serta penanaman akhlak dan pembinaan moral terhadap diri para remaja.


Khutbah Nabi
ISBN : 978-979-3715-44-6
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Khutbah
: Beli

Khutbah Nabi
Terlengkap & Terpilih
Muhammad Khalil Khathib

574 khutbah yang pernah disampaikan Rasulullah dalam pelbagai kesempatan, mulai dari masa-masa awal beliau berdakwah hingga saat-saat menjelang beliau wafat, dan bersumber dari riwayat-riwayat yang sahih dan otentik.

Khutbah adalah salah satu sendi pokok dakwah Islam. Sejak awal kelahiran Islam, khutbah sudak menjadi santapan rohani yang paling banyak diminati dan dinikmati oleh kaum Muslimin. Bahkan, Rasulullah sendiri menjadikan khutbah sebagai sarana utama dakwah beliau.

Khutbah-khutbah Rasulullah terkenal dengan karakternya yang jami-mani (efektif dan tak dapat dipatahkan). Lantas, bagaimana dengan materi kandungan khutbah-khutbah beliau?

Buku yang ada di tangan pembaca ini adalah sebuah karya besar berisi 574 materi khutbah yang pernah disampaikan Rasulullah dalam pelbagai kesempatan, mulai dari masa-masa awal beliau berdakwah hingga saat-saat menjelang beliau wafat. Materi-materi khutbah dalam buku ini pun dihimpun dari sumber-sumber yang validitas dan otentitasnya tepercaya.

Karya ini pantas disebut sebagai khazanah khutbah Rasulullah terlengkap. Bagi para dai dan khatib, karya ini sangat layak dijadikan rujukan dalam berdakwah dan berceramah. Sebab, selain materinya yang dapat dijadikan pelajaran, retorika Nabi dalam berdakwah pun perlu dicontoh. Sedangkan bagi kaum Muslimin pada umumnya, karya ini juga sangat bermanfaat dalam upaya menjalankan ajaran Islam dengan baik lagi. Sebab, nasihat dan tausiyah yang dikandung dalam khhutbah beliau begitu mencerahkan dan menedeuhkan. Selamat mengikuti!


Tarikh Khulafa
ISBN : 978-979-1303-40-8
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Jenis : Hard Cover
Cetakan : ke-2
Kategori : Biografi
: Beli

Tarikh Khulafa`
Dr. Ibrahim al-Quraibi

Kajian kontemporer yang meluruskan kembali sejarah kehidupan al-Khulafâ` ar-Râsyidûn, disertai uraian dan analisis peristiwa-peristiwa penting pada periode kekhilafahan mereka berdasarkan sumber-sumber dan riwayat-riwayat yang otentik dan sahih.

Periode kekhilafahan empat khalifah yang bijak (al-Khulafâ` ar-Râsyidûn) adalah masa keemasan sejarah Islam sepeninggal Rasulullah s.a.w. Periode tersebut berhasil merintis pembangunan tatanan masyarakat dan negara Islam yang sejalan dengan semangat al-Qur`an dan sunnah Nabi s.a.w. Rintisan inilah yang pada gilirannya melempangkan jalan bagi berdirinya sebuah kekhilafahan yang menaungi dunia dengan peradaban dan ajaran Islam.Sejarah sudah merekam perjalanan hidup dan pemerintahan para khalifah itu dengan beragam versi. Karya-karya tentang kehidupan, perjuangan, dan liku-liku kekhilafahan mereka juga sudah banyak ditulis. Namun, karya yang ditulis oleh Dr. Ibrahim al-Quraibi—dosen sekaligus ulama terkemuka di Yaman—ini berbeda dari karya-karya bertema sejenis.

Dengan merujuk kepada sumber-sumber otentik sejarah Islam, episode demi episode kehidupan keempat khalifah itu dipaparkan secara kronologis. Fakta-fakta yang diajukannya pun bukan hanya diambil dari data-data sejarah, namun juga diolah dari hasil analisis dan perbandingan riwayat-riwayat.

Sebagai satu-satunya karya kontemporer tentang sejarah al-Khulafâ ar-Râsyidûn, buku ini menyajikan fakta dan data secara ilmiah, kritis, dan berimbang. Sejumlah peristiwa penting dan krusial, seperti peristiwa Saqifah Bani Sa'idah, syûrâ, al-Fitnah al-Kubrâ yang berujung pada terbunuhnya Khalifah Utsman, hingga pecahnya perang saudara dalam Perang Jamal dan Shiffin, dijelaskan dengan sangat memadai dalam karya ini.

Alhasil, dengan membaca buku ini, kita akan dapat mengetahui fakta-fakta dalam sejarah para khalifah yang selama ini masih kabur, sekaligus memetik sejumlah pelajaran dan tauladan dari kehidupan, perjuangan, kebijakan, serta keilmuan mereka.


 
   
 
 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 
Kembali ke atas